Beranda Headline “INdiKasi DUGAAN Oknum Kepsek SD NEGERI 11 BELUTU Kabupaten Siak H.DAHLIL S.Pdi,...

“INdiKasi DUGAAN Oknum Kepsek SD NEGERI 11 BELUTU Kabupaten Siak H.DAHLIL S.Pdi, “PUNGLI-KORUPSI Dana BOS”

| 803

RIAU-TABIRNEWS-TN–DIDUGA Oknum Kepala sekolah SD NEGERI 11 BELUTU Kecamatan Kandis,Kabupaten Siak H.Dahlil S.Pdi, Melakukan PUNGLI (Pungutan Liar) serta KORUPSI Anggaran dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah),(12-05-2019)

Tepatnya dihari jumat tanggal-10-Mei-2019, Team investigasi  Liputan Khusus Media Cetak-Online TABIRNEWS-TN Wakil Koordinator Wartawan Liputan Khusus NKRI Suwandi, Mendampingi Ketua LPI TIPIKOR PUSAT Joko Waluyo SH, Laksanakan tugasnya lakukan Investigasi ke sekolah SD Negeri 11 BELUTU Kecamatan Kandis Kabupaten Siak, Kunjungan Wartawan Investigasi TABIRNEWS-TN tersebut langsung disambut oleh operator sekolah  yang berinisial Imam,pada saat kunjungan tersebut ,kepala sekolah tidak masuk kerja.

Selanjutnya, pada saat di kompirmasikan oleh Joko Waluyo.SH, terkait laporan Online dari pihak sekolah, Mengenai Penerimaan dan Penggunaan anggaran dana BOS di sekolah tersebut,  dari hasil penemuan Team investigasi dilokasi, nampak jelas keadaan sekolah yang  terlihat kurang baik segi perawatan sekolahnya, secara administrasi  penemuan fakta dilapangan menunjukan bahwa adanya “DUGAAN kuat KORUPSI” Yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SD NEGERI 11 BELUTU H.Dahlil S.Pdi, Telah menyalah gunakan penggunaan dari dana BOS tanpa mengikuti JUKNIS-JUKLAK aturan Petunjuk penggunaan dari anggaran dana BOS tersebut.

Kemudian Team investigasi melanjutkan konpirmasi kepada Ketua Komite Sekolah S.Sinaga, Dalam penjelasan Ketua Komite Sekolah SD Negeri 11 BELUTU tersebut “..Bahwa dalam penggunaan dari anggaran dana BOS di sekolah tersebut, ‘Saya tidak tahu persis, Berapa besaran dana BOS  yang didapatkan di sekolah per (TW) triwulan nya, Karena, Saya tidak pernah diajak rapat oleh Kepala Sekolah, dalam setiap membahas tentang penggunaan dari anggaran dana BOS di sekolah pun saya tidak diikutsertakan, Jadi wajar saja, saya benar benar tidak pernah mengetahuinya..”Ucap S.Sinaga

“Dan mirisnya lagi, pungsi wewenang dari jabatan Ketua Komite sekolah pun S.Sinaga tidak diberi tau, tidak pernah pula di ikut sertakan,Ketua Komite S.Sinaga ini pun tidak pernah mendapatkan sosialisasi petunjuk dari pihak sekolah terkait tentang penggunaan dari anggaran dana BOS untuk kemajuan sekolah”

Terkait PUNGLI yang “DIDUGA” dilakukan oleh Oknum Kepala Sekolah H.Dahlil.S.Pdi ,Tentang pungutan sebesar Rp. 50.000/siswa selama 3 bulan ini, Di khususkan hanya untuk kelas 6,Dengan alasan untuk biaya perpisahan , Namun pada saat hasil penelusuran konpirmasi Wartawan Liputan Khusus TABIRNEWS-TN,Ketua Komite berkata..” Membenarkan, bahwa pungutan liar(PUNGLI), itu memang ada, dan sudah lakukan oleh pihak sekolah.

#Berdasarkan bukti – bukti yang kini sudah dimiliki oleh Team investigasi Liputan Khusus Media TABIRNEWS-TN, serta  investigasi LPI TIPIKOR PUSAT, yang di komandoi oleh Bpk Joko Waluyo.SH, ini mengatakan.. “Akan segera membuat laporan resmi di kejari siak, atau ke Tipikor Polda Riau, Dengan tujuan agar adanya “Efek Jera” Tidak mewabah, menjamur untuk Kepala Sekolah lainnya#

Dan Joko Waluyo. SH, Menambahkan bahwa adanya “DUGAAN AZAS” Pembiaran dari pihak Dinas Pendidikan, Inspektorat, Korwil Dinas Pendidikan,Sehingga timbulnya “DUGAAN” Kuat Kepala Sekolah, dapat dengan leluasa untuk melakukan AKSI KORUPSI serta PUNGLI disekolahnya..”Tegas Joko.

LAPORAN  KHUSUS: FEBRIADY TABIR/TEAM INVESTIGASI TABIRNEWS-TN.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here