Beranda Headline “DIDUGA” ADANYA PUNGLI DALAM PELAKSANAAN, “PENINGKATAN JALAN SUKA MULYA-PANGKALAN MAKMUR (DAK REGULER)”

“DIDUGA” ADANYA PUNGLI DALAM PELAKSANAAN, “PENINGKATAN JALAN SUKA MULYA-PANGKALAN MAKMUR (DAK REGULER)”

| 423
“DIDUGA” ADANYA PUNGLI DALAM PELAKSANAAN, “PENINGKATAN JALAN SUKA MULYA-PANGKALAN MAKMUR (DAK REGULER)”

TABIRNEWS-TN-TANJUNG AGUNG-SIAK-RIAU-PEKANBARU–Kali ini Tim Lipsus TABIRNEWS-TN, Konfirmasi ke lapangan di Desa Pangkalan Makmur terkait Proyek ” “PEMERINTAH KABUPATEN SIAK, DINAS PEKERJAAN UMUM TATA RUANG RUANG PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PEMUKIMAN”, Yang beralamat di Komplek Perkantoran Pemda Tanjung Agung, Tetapi tidak ada yang dapat di Konfirmasi dari Pihak Proyek tersebut.

Namun Tim Lipsus TABIRNEWS-TN, Meminta Konfirmasi kepada masyarakat, terkait kutipan yang di bebankan kepada masyarakat tentang ganti rugi pohon dan batang kelapa sawit milik masyarakat yang di tumbang dengan dalih pelebaran jalan.

Yang mana tanahnya, tidak dapat ganti rugi, namun pohon dan batang kelapa sawitnya mendapatkan ganti rugi, Namun bukan dari Pemda Siak, ataupun Pelaksana pengerjaannya, Tetapi dari masyarakat desa itu sendiri.

Hal ini, Tegas di katakan salah satu masyarakat setempat “Nama Suwandi, atau lebih dikenal dengan Panggilan Akrabnya “UCOK GONDRONG (UG)” Karena memang sebagian masyarakat sudah ada yang membayar dan sebagian belum,di karenakan masih ada yang Pro dan Kontra..” Ucap UG.

Yang saya pertanyakan, Aturan dan Undang – Undang mana, Yang menetapkan itu…!!!!!?,,  Jika memang ada aturan dan UU nya, Kami sebagai masyarakat ini pingin Bukti juga untuk dapat melihat, dan jika memang lewat hasil musyawarah,musyawarahnya kapan dan dimana..!!!!???

Janganlah membodohi masyarakat, Yang seharusnya kita harus bangun SDM masyarakat, Untuk yang lebih baik, sehingga terwujud masyarakat yang Cerdas dan Bermartabat..” Pungkas UG ini, Dengan Nada Geramnya.

Hal ini akan saya Usut Tuntas, Sampai ke akar- akar nya, demi Transparansi nya dan Akun tabelnya,Pelayanan “PUBLIK” Khususnya di Pemda Siak ini, “Walaupun Saya ini Hanyalah, Sebatas Buruh Tani Disini dan Kebetulan, Saya ini Juga Mantan Penjirat “ULAR SAWAH” Disini, Namun, Tidak menutup kemungkinan Ular- Ular yang berkeliaran di Perkantoran-Perkantoran Sana Pun, Juga Bisa Jita Jerat Hingga ke “HOTEL BINTANG LIMA, (HOTEL PRODE)”, Jika ini tidak segera di klarifikasi, dan tunggu apa Edisi berikutnya, Terkait adanya Dugaan MARK-UP, atas pengerjaan Proyek tersebut.. ”Pungkas Suwandi/UG ini,Sembari Bergegas Mempersiapkan Berkas-Berkas Pelaporannya.

LAPORAN KHUSUS : (TIM LIPSUS TABIRNEWS-TN PROVINSI RIAU)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here