Beranda Ekonomi Carut Marutnya Program Bantuan Benih Jagung “Ketua Komisi II DPRD Lamtim Segera...

Carut Marutnya Program Bantuan Benih Jagung “Ketua Komisi II DPRD Lamtim Segera Panggil Kadis Pertanian”

| 407

Lampung Timur, Tabirnews.com – Ketua Komisi II, Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Daerah Lampung Timur, Djoko Pramono segera memanggil Kepala Dinas Pertanian, terkait carut marutnya program bantuan benih jagung yang tidak sampai pada petani, Kamis (5/8/2021).

Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut menegaskan dirinya baru saja mendapat laporan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Kontrol Sosial Indonesia (AKSI) yang di komandoi oleh ketua LSM tersebut Husein.

“Baru saja saya melihat data-data yang di bawa oleh rekan LSM AKSI yang intinya rekan-rekan mengadukan adanya keterangan tertulis sebanyak 20 kelompok tani di kecamatan sekampung udik sama sekali tidak menerima bantuan benih jagung”.Kata Djoko Pramono.

Lanjutnya, dari data yang di bawa oleh rekan LSM AKSI tersebut 20 kelompok dimaksud seharusnya mendapatkan bantuan benih jagung jenis Bisi- 99 dan P-35 dengan kuota rata rata 375 sampai 450 kilo, dan pernyataan 20 kelompok tani tersebut menyertakan matrai untuk menegaskan bahwa kelompok petani benar tidak menerima bantuan.

Maka dari persoalan tersebut, Djoko Pramono sebagai ketua Komisi II yang membidangi persoalan pertanian, akan mengajak rekan rekan se komisi untuk menelusuri persoalan tersebut kepada rekan rekan petani. Dan juga Djoko akan memanggil Kepala Dinas Pertanian Lampung Timur untuk dimintai keterangan terkait bantuan benih jagung.

“Kalau benar, bantuan benih jagung yang di kucurkan oleh kementerian pertanian Pusat tidak sampai kepada petani dalam kutip di selewengkan maka ini urusan nya sudah keranah pidana”.Tegas Ketua Komisi II, Djoko Pramono.

Sementara itu, Ketua LSM AKSI Husein akan terus mengawal persoalan tersebut hingga menuai titik temu persoalan penyaluran benih jagung yang dikeluhkan petani.

“Dan jika benar sengaja di selewengkan kepada pihak yang tidak bersangkutan, maka kami akan adukan persoalan ini hingga ke Kejaksaan Tinggi Lampung”.Ungkap Husein.

Laporan Tim 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here