TERPERCAYA MENYINGKAP BERITA

Oku Timur Sumsel, Tabirnews.com–  Warga desa dusun 1 desa ciptamuda kecamatan buay madang kabupaten Oku timur resah, gara gara petugas lapangan PLN Martapura yang mencabut KWH Tanpa seijin pemilik KWH, 29 Desember 2022

Pasalnya KWH milik A (56) di putus dan di bawa petugas PLN ke Martapura Tanpa  seijin A dan tetangga setempat , Tanpa se pengetahuan RT dan RW dusun setempat.

Saat di komfirmasi melalui telepon HP A (56) KWH saya di putus dan di ambil oleh petugas lapangan PLN Martapura gara gara saya telat 2 bulan yang senilai tunggakan saya Rp 120 ribu rupiah itu pun telat saya ke provinsi Jambi untuk ngobatin istri saya yang lagi sakit, Tidak ada kebijakan pihak petugas lapangan PLN Martapura main putus dan mengambil kWh saya, saya mendapat kabar dari tetangga rumah kalau KWH saya gak ada , setelah saya telusuri di curi pihak PLN Martapura,”terangnya.

Disamping itu juga R (35) tetangga rumah A menjelaskan, petugas PLN Martapura gak ada laporan ke saya tiba tiba saya tau lampu A mati saya lihat KWH nya sudah gak ada,”jelasnya.

Saat di komfirmasi ketua RW dusun 1 membenarkan milik KWH A telah di bawa pihak PLN ,Tanpa seijin pemiliknya ini sering terjadi di dusun saya sudah ke 3 kali ini punya warga saya kalau memutus kan KW tanpa seijin pemiliknya, terkadang pas gak ada pemiliknya petugas PLN bergerak untuk mencabut KWH, Rata rata yang di incar KWH 1 R yang subsidi jaman dulu
kejadian ini sempat saya melaporkan ke Polsek buay madang cuma kata anggota Polsek kekuatan hukumnya belum kuat,dan saya di sarankan ke kantor PLN Martapura untuk ngurusnya,” tuturnya.

Lanjutnya saya ke kantor PLN Martapura saya menghubungi Yoga, dan jawabannya “Ya pak KWH nya akan kami pasang kembali,” katanya.

Lanjutnya sebenarnya kami warga di sini resah dengan petugas PLN Martapura ,Tanpa ijin atau surat peringatan langsung KWH milik A di cabut dan di bawa,kami sudah kompak dengan beberapa warga dusun 1 ini bila mana ada petugas PLN seperti itu lagi jangan salahkan tindakan kami kalau kami masa,” tegasnya.

LAPORAN : INDRA S. OKU TIMUR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *