Bungo, Tabirnews.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bungo resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 melalui Apel Pencanangan yang digelar di Halaman Kantor BPS Kabupaten Bungo, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri Bupati Bungo H. Dedy Putra, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat se-Kabupaten Bungo, pegawai BPS, serta petugas lapangan Sensus Ekonomi 2026.
Kepala BPS Kabupaten Bungo, Ardiansyah, SST., M.E., M.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 dilaksanakan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Menurutnya, cakupan pendataan di Kabupaten Bungo meliputi 17 kecamatan, 153 desa dan kelurahan, serta 2.024 Satuan Lingkungan Setempat (SLS).
“Untuk mendukung pelaksanaan sensus, telah disiapkan sebanyak 300 Petugas Pendataan Lapangan (PPL) dan 45 Pengawas/Pemeriksa Lapangan (PML) yang telah mengikuti pelatihan sesuai standar BPS,” ujar Ardiansyah.
Dalam amanatnya, Bupati Bungo H. Dedy Putra menegaskan bahwa data merupakan fondasi utama dalam proses pembangunan daerah maupun nasional. Menurutnya, keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh tersedianya data yang akurat, lengkap, dan mampu menggambarkan kondisi riil masyarakat hingga tingkat paling bawah.
“Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan yang sangat strategis karena akan menghasilkan gambaran nyata kondisi sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat yang menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan,” kata Dedy Putra.
Bupati juga mengajak seluruh perangkat daerah, khususnya para camat, untuk berperan aktif mendukung pelaksanaan sensus melalui koordinasi dengan pemerintah desa, kelurahan, hingga tingkat dusun agar seluruh potensi ekonomi masyarakat dapat terdata secara optimal.
Selain itu, ia menekankan pentingnya peran petugas sensus sebagai ujung tombak penyediaan data pembangunan yang berkualitas. Karena itu, seluruh petugas diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi integritas.
Sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Piagam Pencanangan dan penyematan atribut kepada petugas lapangan.
Apel pencanangan kemudian ditutup dengan pelepasan balon oleh Bupati Bungo bersama unsur Forkopimda dan Kepala BPS Kabupaten Bungo sebagai simbol dimulainya Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Bungo.
Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, pemerintah diharapkan memperoleh data ekonomi yang lengkap, akurat, dan terpercaya sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan, baik di tingkat daerah maupun nasional. (fa)
