Beranda Headline “Oknum Kepala SDN 1 Mulya Kencana, Berprilaku Layaknya Bukan Seorang Kepsek, Saat...

“Oknum Kepala SDN 1 Mulya Kencana, Berprilaku Layaknya Bukan Seorang Kepsek, Saat Di Kompirmasi Terkait Dapodik, Dana BOS dan PIP, Berlagak seperti “TIDAK TAU”

| 319

TULANG BAWANG TENGAH-TUBABA-TABIRNEWS-TN– Oknum Kepala SDN 1 Mulya Kencana, Tulang Bawang Barat (TUBABA) Suroso,Berprilaku layaknya seperti bukan seorang kepsek,awalnya saat dimintai keterangan terkait Data Pokok Pendidikan (DAPODIK), realisasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk sekolah nya, dia tidak Paham,mengerti,dan banyak tahu tentang tata cara petunjuk realisasi nya, bahkan yang lebih parah lagi dia seperti kebingungan dan takut, Jum’at 1 Maret 2019.

Mulai tahun 2015 sampai tahun 2018, ada beberapa kejanggalan tentang komponen penggunaan dana (BOS), yang sangat tidak diyakini kebenarannya dan ini patut dipertanyakan.

Pada tahun 2018, sangat jelas jelas tidak  ada pelaporan realisasi untuk online nya.

Kemudian dapat dilihat dalam
komponen tahun 2017, hanya ada, triwulan 1.

1. Pengembangan Perpustakaan, tw1, 2.040.000

3. Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler siswa, tw1, 14.342.000

4. Kegiatan evaluasi pembelajaran, tw1, 8.633.000
5. Pengelolaan sekolah, tw1, 6.765.000
6.Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan, serta pengembangan  manajemen sekolah, tw, 1.500.000
7. Langganan daya dan jasa, tw1, 1.000.000
8. Pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana sekolah, tw1, 8.250.000
9. Pembayaran honor, tw1, 1.500.000
Total Penggunaan, tw1, 44.030.000

Komponen tahun 2016, hanya ada tw 1, 2, 3.
1. Pengembangan Perpustakaan, tw1 1.700.000, tw2 1.700.000, tw3 3.000.000
2. Kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru, tw3 1.472.000
3. Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler siswa, tw1 9.615.000, tw2 9.615.000, tw3 20.757.000
4. Kegiatan Ulangan dan Ujian, tw1 7.353.500, tw2 7.353.500, tw3 5.394.000
5. Pembelian bahan-bahan habis pakai, tw1 6.033.000, tw2 6.033.000, tw3  6.315.000
6. Langganan daya dan jasa, tw1 1.430.000, tw2 1.430.000, tw3 1.800.000
7. Perawatan sekolah, tw1 4.833.000. Tw2 4.833.000
8. Pembayaran honorarium bulanan guru honorer dan tenaga kependidikan honorer, tw1 11.376.000, tw2 11.376.000, tw3 8.250.000
9. Pengembangan profesi guru, tw1 2.735.000, tw2 2.735.000, tw3 5.650.000
11. Pembiayaan pengelolaan BOS, tw1 5.124.500, tw2 5.124.500, tw3 1.812.000
12. Pembelian perangkat komputer, tw3 950.000
13. Biaya lainnya jika seluruh komponen 1 s.d 12 telah terpenuhi pendanaannya dari BOS, tw1 5.200.000, tw2 5.200.000
Total Penggunaan, tw1,  55.400.000, tw2,  55.400.000, tw3,  55.400.000

Komponen tahun 2015, lengkap tw 1, 2, 3, 4.

1. Pengembangan Perpustakaan, tw1, 300.000. tw2, 3.944.244. tw3, 3.944.244

2. Kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru, tw3 1.200.000    0
3. Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler siswa, tw1, 9.766.500. tw2, 11.085.000. tw3, 12.860.000. tw4, 12.860.000
4. Kegiatan Ulangan dan Ujian, tw1, 10.160.000. tw2, 18.312.500. tw3, 2.050.000. tw4, 3.250.000
5. Pembelian bahan-bahan habis pakai, tw1 5.820.000, tw2 7.435.500, tw3 4.458.000, tw4 4.458.000
6. Langganan daya dan jasa, tw1, 1.670.000. tw2, 1.220.000. tw3, 1.370.000. tw4, 1.370.000
7. Perawatan sekolah, tw1, 5.240.000. tw2, 3.865.000. tw3, 6.650.000. tw4, 6.650.000
8. Pembayaran honorarium bulanan guru honorer dan tenaga kependidikan honorer, tw1, 12.420.000. tw2, 10.476.000. tw3, 10.476.000. tw4, 10.476.000
9. Pengembangan profesi guru, tw1, 1.300.000. tw2, 1.550.000. tw3, 1.950.000. tw4, 1.950.000
11. Pembiayaan pengelolaan BOS, tw1, 2.973.500. tw2, 556.000. tw3, 1.091.756. tw4, 1.091.756
12. Pembelian perangkat komputer, tw3, 4.400.000. tw4, 4.400.000
13. Biaya lainnya jika seluruh komponen 1 s.d 12 telah terpenuhi pendanaannya dari BOS,  tw1, 5.350.000. tw2, 500.000. tw3, 4.550.000. tw4, 4.550.000
Total Penggunaan. tw1, 55.000.000. tw2, 55.000.000. tw3, 55.000.000. tw4, 55.000.000.

Pada saat Wartawan Liputan Khusus Media TABIRNEWS-TN,dan team berkunjung ke kediaman Suparno,selaku ketua Komite SDN 1 Mulya Kencana tepatnya pada hari Rabu 27 Maret 2019, sekira pukul 11 30 WIB,untuk mengkonpirmasikan keterangan,untuk realisasi anggaran Dana (BOS).

Apabila ada masalah dan kegiatan di SDN 1 Mulya Kencana, terkait stempel dan Cap karena beberapa hari ini saya sibuk di gereja jadi stempel dan Cap dipinjam kepala sekolahnya..” Kata Komite.

Terkait selisih jumlah murid, selama 3 (tiga) tahun, sejumlah 22 murid yang Diduga kuat fiktif, menurut Suroso dokumen perpindahan murid tersebut sudah ada di papan laporan, namun saat di tanya tentang arsip pemindahan murid tersebut,Kepsek tidak dapat menunjukan bukti atas pemindahan murid tersebut.

Terkait dalam komponen realisasi dana (BOS) untuk pengembangan perpustakaan, itu mulai dari tahun 2015-2018, ini kami belikan buku, Namun saat di singgung buku apa saja jenisnya yang di belikan,kembali lagi jawaban dari kepsek tidak dapat menjelaskannya.

Kegiatan ulangan dan ujian, alasan kepsek, biaya itu realisasi nya Untuk MID semester karena itu ada anggaran setiap TW (Triwulanya)..”kata Suroso.

Pembayaran honorarium bulanan guru, honorer dan tenaga pendidik honorer, guru PNS ini ada 8  yang 1 baru pensiun hari ini pak Sartio, jika untuk jumlah guru honorer ada 9 berikut keamanan (satpam).

Pembiayaan pengelolaan dana BOS..” Dijelaskan oleh  kepsek,,”.. Saya anggarkan untuk pengelola, Ya itung-itung buat biaya upah Obat lelah,Karena saya sering mengambil orang dari luar untuk membantu operator…”Jawabnya.

Biaya lain lain dan perawatan sekolah mulai dari tahun 2015-2018, biayanya di anggarkan untuk pengecatan pagar sekolah dan tembok sekolah.

Untuk Tahun 2017 dan 2018, ini kosong karena tidak adanya laporan di sekolah dan peralatan atau IT di sekolah, tidak bisa digunakan untuk menginput data, sehingga minta tolong di kecamatan dan kabupaten untuk input data tersebut..” Menurut Suroso.

Akan tetapi,, Saat diminta bukti terkait penjelasan tersebut,Suroso kembali berdalih , bahwa dalam rencana dan belanja sekolah selalu dirapatkan,Lagi lagi Suroso tidak dapat menunjukan berita acara saat rapat koordinasi tersebut.

Semakin kuat adanya “DUGAAN”, bahwa aroma indikasi  “KORUPSI DANA BOS” di SDN 1 Mulya Kencana.

“..Kami himbau, kepada Dinas terkait agar dapat menindak “TEGAS” Untuk Kepsek, yang telah melanggar aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah dalam Program kerja dari Presiden RI.ir Joko Widodo(Jokowi), Untuk Membebaskan Siswa Didik Wajib Belajar 9 Tahun Gratis.

Laporan : ABDULLAH/ TEAM TABIR.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here