Beranda Headline PEGIAT ANTI KORUPSI : Angkat Bicara Terkait “Bobroknya Pengawasan Untuk Dana BOS...

PEGIAT ANTI KORUPSI : Angkat Bicara Terkait “Bobroknya Pengawasan Untuk Dana BOS Di Provinsi RIAU”

| 298
“PEGIAT ANTI KORUPSI ANGKAT BICARA ” TERKAIT BOBROK NYA PENGAWASAN UNTUK DANA BOS DI RIAU”
RIAU-TABIRNEWS-TN—Para pegiat anti korban salah satunya adalah Suwandi. SH ,Atau yang lebih dikenal akrab nama sapaaannya seringkali di panggil UG,Kali ini beliau “Angkat Bicara” terkait carut marutnya Data Dapodik yang “Diduga” banyak di MARK-UP oleh pihak sekolah, dalam pencarian ataupun penggunaan DANA BOS itu tersebut.Dan minimnya pengawasan dan penindakan khususnya Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan,Ataupun Inpektorat di Wilayah Propinsi Riau ini..”Tegas UG,saat jumpa PERS bersama Team LIPSUS Media Cetak-Online TABIRNEWS-TN,Baru baru ini.
Hal itu di benarkan juga oleh aktivis Korupsi NKRI, lainnya seperti Joko Waluyo.SH,yang mana selama ini sudah malang melintang dalam dunia investigasi pemberitaan sosmed(Sosial Media), terkait adanya anggaran dana BOS di berbagai daerah. Untuk Provinsi Riau memang kuat Dugaan adanya “KORUPSI” berjamaah, dalam Dugaan KORUPSI DANA BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dan KORUPSI DANA PIP (Program Indonesia Pintar) Khususnya.
Tepatnya pada tanggal 13 Mei lalu, Joko Waluyo.SH, telah membuat laporan di KEJARI SIAK, dengan bertujuan ingin melihat sampai dimana peran KEJARI dalam penegakkan hukum di NKRI ini.
Suwandi S.H atau dikenal dengan sebutan (UG) ini, tak lupa menambahkan besar kemungkinan adanya Dugaan peran serta dari pada pihak pengawas dan penegak hukumnya sudah ada “MAIN MATA” atau (Kongkalikong), dan jika dalam tempo waktu dekat ini tidak ada perkembangan terkait laporan tersebut, maka Team akan menyurati KAJATI,KAPOLDA, bahkan KAJAGUNG juga KAPOLRI, ” Ujar Suwandi (UG) ini Geram.
Tujuan agar tidak tebang pilih dan tidak menunggu datangnya bola, bak ibarat sebuah kata filosopi lama “Menunggu Datangnya Tai Hanyut Siapa Pun Bisa” dan jika menunggu laporan dari masyarakat yang detail dan komplit data- datanya atau bukti awal untuk penyelidikan, berartikan itu cuma kerjanya terima bersih doang namanya, dan ini siapa pun bisa melakukannya..!!!? Pungkas Suwandi(UG) ini.

LAPORAN KHUSUS : (Team TABIRNEWS-TN-RIAU)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here