PEKERJAAN HOTMIX LINGKAR BALAI KAMPUNG KOTA GAJAH TIMUR LAMTENG, “DIDUGA DIKERJAKAN ASAL JADI”

PEKERJAAN HOTMIX LINGKAR BALAI KAMPUNG KOTA GAJAH TIMUR LAMTENG, “DIDUGA DIKERJAKAN ASAL JADI”

LAMPUNG TENGAH-Tabirnews.com–Pekerjaan Peningkatan jalan sampai dengan Hotmix ruas jalan lingkar balai kampung Kota Gajah timur kecamatan kota gajah kabupaten lampung tengah yang di menangkan oleh CV. Utama Sakti yang beralamatkan di Jln Imam Bonjol No. 79 Kelurahan Hadimulyo barat Kecamatan Metro Pusat (Metro Kota) dengan volume panjang kurang lebih 500 meter dan lebar 3 meter dengan nilai kontrak Rp 565.000,000;”Diduga di kerjakan asal jadi.lebih parahnya lagi, Pemborong/rekanan CV. Utama Sakti “Diduga telah melanggar Kepres (Keputusan Presiden) No. 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah dan oknum Pemborong/rekanan juga diduga telah mengabaikan undang undang No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) serta tidak mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) nya dalam pelaksanaan pengerjaan Pekerjaannya di lapangannya.

Hal tersebut sangat nampak terlihat sejak awal pengerjaan pekerjaan makadam/lapen yang seharusnya di kerjakan dengan ketebalan lima koma lima senti meter namun fakta yang di kerjakan oleh pemborong/rekanan CV. Utama Sakti hanya setebal dua senti meter saja begitu pula dengan pekerjaan hotmixnya, seharusnya pekerjaan tersebut di kerjakan dengan ketebalan empat senti meter dan jenis hotmixnya pun harus jenis AC WC namun, lagi lagi pemborong/rekanan CV. Utama Sakti mengerjakan pekerjaan hotmixnya hanya setebal dua senti meter saja ketebalannya bahkan jenis hotmix yang di pergunakan untuk di gelar jenisnya pun sekrining sitd bukan jenis AC WC.

Seperti yang di ungkapkan sumber Awak Media Tabirnews.com belum lama ini senin 28/10/2019 di lokasi proyek mengatakan,Sejak awal di kerjakannya pekerjaan makadam/lapen di lapangan, dari pantauan kami pihak pemborong/rekanan CV. Utama Sakti hanya mengampar/memasang batu belah berukuran 5/7untuk menutup lubang lubang jalan yang di nilai mereka cukup dalam setelah itu diratakan dengan batu Bess A dan batu sekrining saja yang di ampar di atas permukaannya lalu di siram aspal oleh tukangnya itupun terlihat tidak merata karena tidak banyak aspal yang disiramkan tukangnya,

Sehingga hasil pekerjaan makadam/lapen yang selesai dikerjakan tukang sangat di ragukan kuwalitasnya, tidak berhenti sampai di situ saja ? dalam pengerjaan pekerjaan hotmixnya pun kami menduga pihak pemborong/rekanan CV. Utama Sakti mengerjakan pekerjaan tersebut asal jadi saja, dan dugaan tersebut di perkuat dengan terlihatnya ada tanda x/o yang di semprotkan tukang mengunakan pilok pada hamparan hotmix dengan jarak per 100 meternya sehingga sangat nampak terlihat perbedaan ketebalan hotmix yang memiliki tanda dan yang tidak memiliki tandanya jelas ada indikasi dugaan pengurangan volume di situ? apalagi plag papan nama proyeknya juga tidak ada dan tidak di pasang oleh  pemborong/rekanan CV. Utama Sakti tentunya tambah meyakin kan kami ada penyimpangan dan pengurangan volume di situ Pungkasnya.

Terpisah, saat Awak Media Tabirnews.com mengkonfirmasikan pekerjaan tersebut kepada Ahmadi selaku kepala kampung kp kota gajah timur lampung tengah melalui telpon selulernya selasa 05/11/2019 mengatakan dan menjelaskan, dari awal hingga saat ini pekerjaan tersebut telah selesai di kerjakan,  Dirinya belum pernah bertemu dengan pemilik pekerjaan proyek atau dengan pemborongnya bahkan Ia juga mengatakan Dirinya belum pernah menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa pekerjaan tersebut sudah selesai di kerjakan oleh pemborong/ rekanan CV. Utama Sakti ini kan aneh tidak seperti pada umumnya tanyanya ?
Saat di singgung mengenai ketebalan volume pekerjaan hotmixnya Ia mengatakan belum sempat meninjau hasil pekerjaan tersebut Pungkasnya.

Dilain pihak, saat Awak Media Tabirnews.com mencoba mengkonfirmasikan hal tersebut di atas kepada Rama selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di dinas bina marga lampung tengah, namun sangat di sayangkan beliau sulit di temui karena beliau jarang berada di kantor bahkan di hubunggi melalui telpon selulernya sedang berada di luar jangkauan (sedang tidak aktiv), begitu juga dengan pejabat pelaksana teknis kegiatan Suyadi juga sulit untuk di temui untuk di konfirmasi bahkan Awak Media Tabirnews.com menghubunggi melalui telpon selulernya juga tidak di angkatnya, hingga berita ini di terbitkan belum ada satupun pejabat dinas bina marga lampung tengah yang dapat memberikan statemend terkait hal tersebut di atas.

Laporan Khusus : Kholidi TABIR / Team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *