Beranda Headline Diduga Oknum Camat Seputih Mataram Lamteng, “Menggerogoti Dana ADD”

Diduga Oknum Camat Seputih Mataram Lamteng, “Menggerogoti Dana ADD”

| 494

BREAKING NEWS-SEPUTIH MATARAM–LAMTENG-Tabirnews.com—Diduga Oknum Camat Seputih Mataram Kabupaten Lampung Tengah Eko Meidianto, S.Pd, MM ikut serta menggrogoti Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2019.

Diketahui pada tahun 2019 ini, dari 12 kampung, ada 9 kampung dicamatan tersebut yang memiliki Pejabat sementara (Pj) ya itu, Kampung Rejo Sari Mataram, Sumber Agung, Trimulyo Mataram, Utama Jaya, Darma Agung, Bumi Setia Mataram, Subing Karya, Banjar Agung dan Pajar Mataram. Pj tersebut sudah jelas dari PNS kecamatan setempat yang mendapatkan SK dari Bupati Lampung Tengah.

Sementara dari sembilan desa, ada enam desa yang diduga ADD nya-(Anggaran Dana Desa) di kelola oleh camat atau kerabat camat setempat. Jika merujuk dalam peraturan, seperti tertuang dalam Peraturan Pemerintah No 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, terdapat larangan bagi PNS dan sanksi yang diberikan jika melanggar. Dalam aturan tersebut, terdapat 15 poin dalam pasal 4 yang berisi larangan-larangan bagi PNS. Antara lain, PNS dilarang melakukan kegiatan bersama dengan atasan, teman sejawat, bawahan, atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya dengan tujuan untuk keuntungan pribadi, golongan, atau pihak lain, yang secara langsung atau tidak langsung merugikan negara dan jika merujuk dalam Undang- undang nomor 31 tahun 1999 Jo Undang- undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara hasil konfirmasi dengan sumber dilapangan, mengatakan, bahwa ada enam desa yang kegiatan fisiknya dikelola oleh camat dan orang- orang terdekatnya ” Dari sembilan desa, ada 6 desa dikecamatan ini, pekerjaan difisiknya yang dikelola oleh camat atau krabatnya,..”Tutur sumber yang enggan disebukan namanya.

Selain itu, dirinya juga mengatan, dengan alasan kampung tersebut tidak memiliki tenaga ahli dalam bidang pekerjaan difisik, maka oknum camat memakai orang dari luar kampung untuk melaksanakan kegiatan tersebut yang diduga pelaksana pekerjaan tersebut masih satu kampung dan satu keluarga dengan Oknum Camat. “Alasannya mas, karena kampung kita tidak memiliki tenaga ahli di bidang kegiatan itu, seperti salah satu contoh pekerjaan lapen yang semua di kelola oleh camat, hingga perangkat desa ini sendiri tidak di libatkan,..”Tutupnya.

Namun saat di konfirmasi oleh media ini, Eko Meidianto, S.Pd, MM Camat Seputih Mataram Lamteng, dengan gamblang oknum camat membantah adanya dugaan seorang oknum camat yang ingin mencari keuntungan pribadi, “Kok bisa gitu, coba nanti kita kroscek dan kita panggil mereka,..”Elaknya.

Namun ironinya sehari setelah media ini melakukan konfirmasi dengan oknum camat tersebut, sumber media ini malah mendapatkan ocehan yang tidak karuan sehingga para sumber merasa sangat ketakutan dengan ulah sang camat yang diduga memiliki mental korup “Indentitase jare arep ditutupi la rekamane malah dikirim ke pak camat, piye mas mas,..”Ujar sumber seraya mengeluh.

LAPORAN : (TEAM INVESTIGASI LM / TEAM INVESTIGASI TN)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here