Beranda Sumatera Merangin Razia Peti, Polres Merangin Amankan 6 Orang Terduga Pelaku

Razia Peti, Polres Merangin Amankan 6 Orang Terduga Pelaku

| 479

Merangin, Tabirnews.com – Jajaran Polres Merangin berhasil mengamankan 6 pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin (Peti) di lingkungan Talang Kawo Bangko bertempat di Sungai Murak Kelurahan Dusun Bangko Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin provinsi Jambi.

Kapolres Merangin, AKBP Muhammad Lutfi, SIK mengatakan, pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat sekitar. Mereka merasa terganggu dengan aktivitas penambangan emas ilegal tersebut.

Mendapati laporan, Kapolres Merangin AKBP Muhammad Lutfi, SIK didampingi Tim Sat Reskrim AKP Dhadhag Anindito SH, SIK dan Kanit Tipiter Ipda Supranata. S, SH berserta beberapa personil langsung turun ke lokasi guna melakukan penindakan terhadap penambangan emas tanpa izin (Peti).

Menurut Kapolres pelaku yang berhasil diamankan dalam razia Kamis (28/5/2020) sekitar jam 14.00 WIB tersebut tiga warga Merangin dan tiga lagi warga Sarolangun. Mereka adalah berinisial Stg (35) tahun Singkut II Kabupaten Sarolangun Krd (53) tahun Singkut II Kabupaten Sarolangun dan Ngh (26) tahun warga Desa Pasar Lorong Karang sari Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun.

Selanjutnya Polisi juga mengamankan Isr (37) tahun Pulau Kemang Kelurahan Dusun Bangko Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin Iwd (23) tahun warga Pulau Rayo Kelurahan Dusun Bangko, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin; dan Hfd (43) tahun beralamat RT 32 RW 01 Lingkungan Pulau Kemang Kelurahan Dusun Bangko, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin,” kata Kapolres.

Kenam pelaku diduga melakukan aktivitas penambangan emas tanpa izin dengan menggunakan mesin dompeng.

Selain para pelaku PETI, sejumlah barang bukti berupa dua buah karpet warna hitam,satu buah karpet warna merah, satu buah cangkang, satu buah galon kosong, satu buah engkol mesin dompeng dan satu buah botol air raksa,” jelas Kapolres.

Selanjutnya Polisi melakukan pemusnahan dengan cara membakar terhadap mesin dompeng dan beberapa peralatan aktifitas penambangan lainnya di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Untuk selanjutnya barang bukti dan pelaku dibawa ke Mapolres Merangin untuk diproses lebih lanjut.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya ke enam pelaku beserta barang bukti di giring ke Mapolres Merangin untuk menjalankan proses hukum selanjutnya.

Atas perbuatannya, para pelaku terancam dipidana kurungan penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp10 miliar sebagaimana dimaksud dalam pasal 158 UU nomor 4 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara,” ucap Kapolres. (sf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here