Beranda Bandar Lampung DPD KNPI KOTA BALAM : “SOROTI TEGAS, PILKADA BERSIH DARI “POLITIK...

DPD KNPI KOTA BALAM : “SOROTI TEGAS, PILKADA BERSIH DARI “POLITIK UANG DAN FAIR” BAWASLU HARUS SIAP EVALUASI DIRI”

| 480

HEADLINENEWS,DPD KNPI KOTA BANDAR LAMPUNG, Tabirnews.com–DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bandar Lampung Soroti Tegas Dan Meminta Bawaslu dan jajaran Mengevaluasi diri. “Bukan Justru Sebaliknya, “Lembaga yang dibiayai Oleh Negara dengan Letak Fungsinya Mengawasi Jalannya Penyelenggaraan Pilkada(Pemilihan Kepala Daerah), Agar Luber (Langsung Umum Bebas dan Rahasia),Aman Nyaman, Kondusip,  “Bersih dari Politik Uang dan Fair, “Bawaslu Justru Membuat Pernyataan Yang Menimbulkan Asumsi Liar, Menjadi Marak Pergunjingan Hebat Di Tengah-Tengah Kalangan Elemen Lapisan Masyarakat Luas”

Demikian ditegaskan Ketua DPD KNPI Kota Bandar Lampung Iqbal Ardiansyah, S.Si.M.M, Bersama jajaran saat Menggelar Konfrensi Pers di Kantor DPD KNPI Kota Bandar Lampung, Rabu, 16 September 2020.

Hal itu menyikapi, Adanya Sorotan Tegas Sang Oknum Panwas Kelurahan Sukamenanti, Kecamatan Kedaton, yang Diduga kedapatan menyimpan lima dus Paket Sembako, Untuk dibagikan ke Masyarakat Pemilih,..”WAW Teramat Miriissnya Nasib Negeriku…!!!!

“Seharusnya ini menjadi pecut terhadap Bawaslu beserta jajarannya, “Untuk Menyikapi, melakukan bersih-bersih di Internal, Agar Penyelenggaraan Pilkada Tahun ini, Dapat berjalan sesuai Prosedur dengan ketentuan Peraturan yang berlaku. “Bukannya justru Malah Sebaliknya, “Mengambil Kesempatan dalam Kesempitan, Menjadi bagian dari Pelaku Politik Uang,..”Tegas Bung Iqbal, (Sapaan Akrab Ketua DPD KNPI Kota Balam Ini).

“Masih dengannya, Ia juga mempertanyakan Kredibilitas Komisioner Bawaslu Lampung Ade Asy’ari, Yang membuat Statement bila Camat, Lurah, RT dan Linmas hebat lantaran turut menggerebek gudang sembako yang disinyalir untuk dijadikan Politik Transaksional.

“Itu Bukankah Bawaslu sendiri yang pernah menyatakan meminta masyarakat dan semua pihak, Untuk berpartisipasi mencegah Praktik Politik Uang, Karena keterbatasan perangkat yang dimiliki Bawaslu,..”Jelas Bung Igbal Lagi.

Bung Iqbal menegaskan,  “Bawaslu merupakan elemen penting penyelenggaraan Pemilu, Yang Pungsinya bertugas mengawasi setiap tahapan Pilkada dan Menindak Tegas Pelanggar Aturan Pilkada.

“Apa jadinya, Jika ucapan salah satu anggotanya justru menimbulkan Multi Tafsir dari berbagai pihak. Pernyataan Inikan justru berpotensi menimbulkan kegaduhan,Kericuhan, Karena bisa menyebabkan munculnya Asumsi-Asumsi liar, “Jadi nampak terkesan ada Kepentingan apa dibalik Tabir Semua Ini..!!!??,..”Tegas Bung Iqbal Kembali.

Ia (Bung Igbal) Menilai,  Insiden ini harusnya menjadi Koreksi bukanlah Justru sebaliknya ada pertentangan. “Dalam Artian Kata, Ada Krisis Kepercayaan, Karena Tupoksinya gak Berjalan dong,..”Ungkap Bung Iqbal.

“Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, Pemerintah tidak ingin Pilkada 2020, Justru menjadi sarana penularan Virus di masyarakat.

“Ini harus dibedakan yang mana antara Sosialisasi dan Pencegahan Virus Covid-19. “Makanya kami selalu bilang harusnya penyelengara membuat aturan yang jelas tentang Sosialisasi Pilkada pada saat pandemi Covid-19 ini,..”Ucapnya.

“Dengan adanya ucapan ini, KNPI Kota Bandar Lampung, Dengan sangat tegas Mempertanyakan langsung Kredibilitas Ade Azhari, Sebagai salah satu anggota Bawaslu,..”Ini Dengan Tegas Kami Mempertanyakan Kredibilitas Ade Azhari Sebagai Anggota Bawaslu,..”Pungkas Bung Igbal Ardiansyah, S.Si.M.M.

(LAPORAN KHUSUS : TEAM TABIRNEWS TN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here