SOROTI TEGAS “Diduga Praktek Pungli PTSL Mantan Kades Desa Madu Gondo Kecamatan Belitang Jaya”
Okutimur Sumsel, Tabirnews.com– Terkesan terjadi Praktik diduga Pungutan Liar (Pungli) dalam Program Pembuatan Sertifikat, Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) yang di lakukan oleh mantan kades (kepala desa )suwono, 6 April 2022
Padahal, Program redistribusi merupakan program unggulan pemerintahan Presiden Joko Widodo yang diagungkan demi mewujudkan perekonomian masyarakat.
Bahkan, untuk menjamin kepastian hukum, dibuat Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri yang berisikan tentang biaya Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) yang menggunakan biaya150.000 ( seratus lima puluh ribu rupiah).
Namun sayang nya ada segelintir oknum kades yang justru memungut bayaran melebihi dari ketentuan tersebut. Seperti yang terjadi di Desa madu gondo kecamatan belitang jaya kabupaten okutimur Sumatra selatan,
Saat di kompirmasi berinisial ( S ) masyarakat di sini banyak yang komplin tentang pembuatan sertipikat yang tidak jadi.
Karena masyarakat sudah pada bayar pembayaran masyarakat berpar yasi ada yang sudah bayar 500 ribu 300 ribu 200 ribu ,akan tetapi sertipikat nya sampai saat ini tidak jadi dan uangnya pun tidak dikembalikan lagi ungkapnya, saat di komfirmasi kepala desa madu Gondo Sungkowo pembuatan sertipikat di desa madu Gondo itu benar ,kurang lebih 200 persil/ bidang itu jaman mantan kades Suwono.
Memang benar gak jadi, setelah saya yang ngurus kan ke BPN di Kabupaten Oku Timur sertipikat tersebut sudah jadi sekarang, mengenai uang yang di pungut oleh panitia mantan kades madu gondo itu benar belum di kembalikan ke masyarakat, ungkapnya saat di komfirmasi mantan Kades Suwono di kediamannya, Sepintas kemudian keluarlah istrinya (Mantan Kades) lalu mengatakan, Bapaknya gak ada, ngapa nyari bapaknya bukan kepala desa lagi,” kilahnya.
Terkait permasalahan ini, Agar kiranya aparat penegak hukum APH dapat menindak lanjuti,Menyikapi tegas dugaan pungli sertipikat PTSL yang ada di desa madu Gondo agar memberikan epek jera agar tidak menjalar, mewabah ke wilayah dan desa yang ada di Oku Timur ini.
LAPORAN KHUSUS : INDRA S & TIM
