TERPERCAYA MENYINGKAP BERITA

Lapang Soroti Proyek Siluman di Punggur

LAMPUNG TENGAH, Tabirnews.com– Lembaga Analisis Pemerhati Anggaran (Lapang) menyoroti proyek pembangunan rigit beton di Kecamatan Punggur. Lapang menilai proyek yang dianggarkan Pemkab Lamteng senilai Rp 23 milliar lebih itu sebagai proyek siluman.

Menurut Sekretaris Lapang, Jhoni GS, hal itu terjadi lantaran tidak terbukanya pihak Dinas Bina Marga setempat terkait rekanan pemenang tender, bahkan dilokasi pun tidak tertulis perusahaan yang mengerjakan, hanya sebatas nomor paket, lokasi, nilai dan sumber dana.

Ia menyatakan, diduga rekanan atau pihak ketiga proyek ini sengaja untuk tidak memasang plang nama perusahaan agar tidak ada orang yang tahu rekanan yang mengerjakannya.

“Ini namanya proyek siluman, karena ada wujud tapi enggak ketahuan siapa rekanannya,” ujar Jhoni, Selasa, (17/01/2023).

Tak segan, ia menuding PPK proyek pun tidak profesional, dengan bersikap tutup mata terhadap kondisi dilapangan.

“PPK dalam hal ini, seharusnya menegur rekanan jika tidak memasang nama perusahaan di plang merk proyek,” tukasnya.

Menurutnya, hampir sebagian besar warga di wilayah ini pasti mengetahui adanya pekerjaan itu karena jalan ini tepat membelah permukiman warga.

“Setiap kendaraan yang lewat di jalan ini pasti melihat adanya pekerjaan itu tetapi tidak tahu rekanan yang mengerjakannya, jangan-jangan ini diswakelolakan Pemkab,” timpalnya pula.

Selain itu, katanya, material yang diaduk oleh pekerjaan proyek itu tidak memakai takaran sehingga pekerjaan ini diragukannya adukan meterialnya tidak sesuai dengan uji mutu.

Jhoni mengatakan, pihak penyedia barang dan jasa pemerintah untuk pekerjaan proyek tersebut juga tidak menyediakan alat pengaman tukang.

Menariknya lagi, sejumlah pekerja yang ditemui awak media beberapa waktu lalu pun mengaku tidak mengetahui perusahaan tempat mereka bekerja.

“Saya cuma ikut kerja mas, dibayar harian,” ujar salah seorang pekerja yang meminta identitasnya tidak disebut.

Sejumlah pejabat Dinas Bina Marga Lamteng pun enggan memberikan keterangan dan terkesan buang badan dengan berdalih tidak mengetahuinya.

“Saya tidak tahu, silahkan temui Kepala Dinas langsung,” ujar I, Sekretaris Dinas Bina Marga Lamteng.

Sayangnya hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Bina Marga Lamteng belum berhasil ditemui untuk dikonfirmasi karena tidak pernah ada di tempat.

“Bapak Kadis enggak pernah ngantor, nongkrongnya di Rumah Dinas, paling yang kesini cuma supirnya mengambil berkas,” ujar salah seorang staf yang enggan ditulis namanya.(izl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *