Ini Arahan ZAMRONI Kadis Koperasi, UKM dan Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Bungo
Muara Bungo, Tabirnews.com – Pemerintah Kabupaten Bungo melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Bungo menggelar Operasi Pasar (OP) LPG 3 kilogram bersubsidi selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah/2026.
Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan PT Pertamina Jambi dan para agen resmi LPG 3 kg di wilayah Kabupaten Bungo, sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga gas bersubsidi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Berdasarkan surat resmi Sekretariat Daerah Kabupaten Bungo tertanggal 27 Februari 2026, pelaksanaan OP dijadwalkan mulai 2 hingga 12 Maret 2026 dan menyasar sejumlah kecamatan, di antaranya Jujuhan Ilir, Tanah Tumbuh, Bungo Dani, Bathin III, Bathin II Babeko, Tanah Sepenggal Lintas, Muko-Muko Bathin VII, Pasar Muara Bungo, Rimbo Tengah, Pelepat, Pelepat Ilir, Bathin III Ulu, Rantau Pandan, Pelayang, hingga Limbur Lubuk Mengkuang.
Total sebanyak 9.520 tabung LPG 3 kg disiapkan selama pelaksanaan operasi pasar tersebut.
Harga jual dalam OP tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai Keputusan Gubernur Jambi, yakni berkisar antara Rp17.000 hingga Rp18.000 per tabung.
Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindag Kabupaten Bungo, Zamroni, mengimbau masyarakat agar memperhatikan jadwal dan lokasi pelaksanaan operasi pasar sesuai dengan kecamatan masing-masing.
“Kami mengimbau masyarakat untuk melihat jadwal yang telah ditetapkan dan datang sesuai lokasi yang sudah ditentukan. Ini agar pelaksanaan berjalan tertib dan tepat sasaran,” ujar Zamroni, Selasa (03/02).
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat yang ingin membeli LPG 3 kg dalam kegiatan operasi pasar diwajibkan membawa fotokopi KTP atau Kartu Keluarga sebagai bentuk pendataan dan memastikan subsidi tepat sasaran.

“Operasi pasar ini kita laksanakan untuk membantu masyarakat menghadapi lonjakan kebutuhan selama Ramadhan. Kami ingin memastikan stok aman dan harga tetap sesuai HET. Jangan sampai ada kepanikan atau pembelian berlebihan,” tegasnya.
Zamroni menambahkan, pihaknya bersama Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Bungo akan melakukan pengawasan langsung di lapangan guna memastikan distribusi berjalan lancar serta tidak terjadi penyimpangan.
“Kami bersama tim pengawas akan turun langsung. Jika ada indikasi penyelewengan atau permainan harga di luar ketentuan, tentu akan kita tindak sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.
Dengan adanya operasi pasar ini, Pemkab Bungo berharap kebutuhan energi rumah tangga masyarakat selama bulan suci Ramadhan dapat terpenuhi dengan baik, sehingga ibadah dapat dijalankan dengan tenang dan khusyuk. (fs)
