Tebo, Tabirnews.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Tebo menggelar audiensi bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jambi pada Rabu (6/5/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tebo dengan BKSDA dalam upaya pelestarian lingkungan hidup serta pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Dalam audiensi tersebut, sejumlah isu penting menjadi fokus pembahasan, di antaranya perlindungan kawasan hutan, penanganan konflik satwa liar, serta upaya menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah Kabupaten Tebo. Pemerintah daerah menilai kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan agar program konservasi dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tebo menegaskan bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan dari seluruh pihak. Pemerintah Kabupaten Tebo, lanjutnya, berkomitmen mendukung berbagai program konservasi yang dijalankan BKSDA, termasuk kegiatan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kawasan hutan dan habitat satwa liar.
“Koordinasi ini sangat penting agar upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan maksimal. Pemerintah daerah tentu mendukung langkah-langkah konservasi demi menjaga keseimbangan alam dan keberlangsungan lingkungan hidup di Kabupaten Tebo,” ujarnya.
Sementara itu, pihak BKSDA Provinsi Jambi menyambut baik pelaksanaan audiensi tersebut. Mereka berharap sinergi antara pemerintah daerah dan instansi konservasi dapat terus ditingkatkan guna menghadapi berbagai tantangan lingkungan yang semakin kompleks.
Melalui kolaborasi yang kuat, berbagai permasalahan lingkungan di daerah diharapkan dapat ditangani secara lebih efektif dan berkelanjutan. Audiensi ini juga menjadi momentum mempererat komunikasi antara kedua belah pihak dalam menyusun strategi pelestarian lingkungan untuk masa depan.
Pemerintah Kabupaten Tebo berharap kerja sama yang terjalin dapat menghadirkan solusi nyata dalam menjaga kekayaan sumber daya alam daerah sekaligus mendukung pembangunan yang tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan. (fs)
