Beranda Ekonomi Rastra Bansos Beras Tahun 2018 Di Gratiskan Untuk Masyarakat Sejahtera

Rastra Bansos Beras Tahun 2018 Di Gratiskan Untuk Masyarakat Sejahtera

| 156

Tabir News.com
Bansos Beras Untuk Keluarga Sejahtera (Rastra) mulai tahun 2018 digeratiskan dan Rumah Tangga Penerima Mamfaat (RTPM) tidak dibebani tebusan atau biaya. Sehingga, apabila Kepala Desa atau perangkat desa menarik uang tebusan dipastikan masuk rana Pungutan Liar (Pungli).

Hal ini disampaikan Bagian Perekonomian Sekretariat Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Muh. Ardjuhadi, sekecil apapun pungutan itu tetap masuk kategori pungli. “KPM terima beras saja gratis, tanpa pungutan apapun,” katanya.

Menurutnya setiap bulan, kepala desa cukup melaporkan ke Bulog melalui kecamatan kapan desa siap menerima kiriman atau distibusi beras dari Bulog. Namun, itu pun dicurigai masih ada desa yang tidak menjalankan sesuai prosedur yang ada.

Selain telah digratiskan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Sumenep juga telah menyediakan biaya transport dari titik distribusi (balai Desa) ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Bansos rastra itu gratis. Tidak ada lagi istilah tebus menebus, oleh Kades atau oleh penerima manfaat,” jelasnya.

Adapun besaran transport tersebut berbeda-beda antar desa yang satu dengan desa yang lain, sesuai dengan klasifikasi atau kondisi wilayah.

Untuk Desa di Kecamatan daratan, Rp. 90 per kg. Untuk Kepulauan terdekat yakni Talango Rp. 115 per kg, desa di Pulau Giligenting, Giliyang dan Pulau Sapudi Rp. 170 per kg dan untuk desa di Masalembu, Raas dan Sapeken Rp. 220 per kg.

“Kami menghimbau kepada semua pihak yang terlibat dalam pendistribusian rastra agar jangan lagi ada pungutan, karena semua biaya mulai dari keluar gudang Bulog hingga di tangan masyarakat ditanggung pemerintah,” sarannya.

Editor : Red.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here