Beranda Headline “PENYEBAB MARAKNYA DUGAAN KORUPSI & PUNGLI DALAM DUNIA PENDIDIKAN DI KABUPATEN LAMTENG”

“PENYEBAB MARAKNYA DUGAAN KORUPSI & PUNGLI DALAM DUNIA PENDIDIKAN DI KABUPATEN LAMTENG”

| 187
“Lemahnya Pengawasan Serta Pemberian Sanksi Tegas Terhadap Oknum Tenaga Pendidik Sekolah di Kabupaten Lamteng”
LAMPUNG TENGAH-PROVINSI LAMPUNG-INDONESIA-TABIRNEWS-TN–Lemahnya Pengawasan serta Pemberian Sanksi Tegas terhadap Oknum Tenaga Pendidik di Dunia Pendidikan di Lampung Tengah “Diduga” Faktor Utama Penyebab Maraknya Dugaan Korupsi dan Pungli di Dunia Pendidikan Khususnya di Ruang Lingkup Sekolah Sekolah, Yang Berada di Kabupaten Lamteng.
Dalam hal ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah, Yang bertanggung jawab penuh atas Pengawasan, Pemantauan dan Pembinaan hingga Pemberian Sanksi Tegas, Baik Sanksi Adminitrasi, Penundaan Kenaikan Pangkat, Sampai Sanksi terberat yaitu Pemecatan.
Hal tersebut dilakukan, Sebagai bentuk Komitmen Pemerintah Kabupaten Lamteng, Dalam melakukan Pencegahan, Pembinaan dan Penindakan terhadap Para Oknum Para Pejabat, Yang ada di Lampung Tengah ini.
Pembinaan dan Pengawasan itu Dilakukan, Agar Kedepannya Dapat  Mewujudkan Pemerintah Kabupaten Lamteng Yang Bebas dari Pungli, Korupsi,Kolusi dan Nepotisme,Itu harus Dilaksanakan di semua Instansi Pemkab Lamteng Tanpa Terkecuali, Khususnya Dalam Dunia Pendidikan di Semua Sekolah.
Namun Ternyata, Semua itu hanyalah Isapan Jempol belaka,Seperti yang terjadi di sekolah SMP Negeri  2 Terusan Nunyai Kabupaten Lampung Tengah, Yang sempat “VIRAL” Dalam Pemberitaannya, di beberapa pekan lalu.
Dua Oknum Guru Pendidik di Sekolah Tersebut “Diduga” Telah melakukan “Pungli” Terhadap seluruh siswa yang menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP).
Hal tersebut Diungkapkan, dan Dibenarkan oleh beberapa siswa, Serta beberapa orang tua murid, Pada saat mendampinggi anak-anaknya yang hendak mencairkan bantuan Program (PIP) tersebut di Bank BRI Unit Bandar Agung Terusan Nunyai Lamteng, Yang tak ingin namanya disebutkan ini menjelaskan Kepada Wartawan Lipsus TABIRNEWS-TN, bahwa, “Sebelum kami Mencairkan bantuan PIP tersebut,, Terlebih dahulu anak-anak kami di haruskan oleh pihak sekolah untuk Mengumpulkan dan Menyerahkan Uang Sebesar Rp 25.000 Per Siswanya, Pada Saat Para siswa Mengumpulkan Photo Copy KK dan KTP Milik orang tuanya, Tanpa ada alasan yang jelas dari pihak sekolah..”Ucap Sumber berita.
Tidak berhenti sampai disitu saja, setelah anak-anak dan kami Mencairkan auang bantuan PIP tersebut di Bank BRI, Kami diharuskan untuk kembali Menyetorkan Uang sebesar Rp 25.000 – 50.000 Per siswanya, Kepada kedua Oknum Guru yang sama, Pada saat Mereka mendampinggi anak-anak kami melakukan Transaksi dan Pengambilan Uang dana bantuan (PIP) di Bank BRI Unit Bandar Agung..”Terangnya Kembali.
Ironisnya, hal tersebut dilakukan Oleh Para Oknum Guru tersebut, Sudah berlangsung sejak beberapa tahun yang lalu, inikan Aneh,dan Sangat Miriiiss..!!!??? Katanya program PIP ini, banyak unsur yang dilibatkan dalam Pengawasan serta Pendampingannya, Tidak mungkin dana bantuan PIP yang diterima anak-anak kami, Dapat Dipotong-potong atau di simpangkan oleh Oknum pihak sekolah, Tapi bukti dan kenyataannya di sekolah anak kami kenapa bisa terjadi seperti ini Tanya nya..!!!!!???
Kami selaku orang tua wali murid, Sangat berharap kepada bapak Bupati Lamteng, Dapat mendengarkan keluhan beban kami, Agar hal semacam ini tidak Menjamur dan semakin Merajalela dalam Dunia Pendidikan,Karena kami ini Wong Cilik Masss.,,Kami ini Hanyalah Masyarakat Kecil, Yang menjadi Korbannya, Jadi hal semacam ini harus Segera di Berantas langsung oleh Pak Loeman Djoyo Soemarto, Selaku Bupati Pilihan kita massss…” Keluuhh,Penuh harapnya diucapkannya Kepada Wartawan Lipsus TN.
Terpisah, belum lama ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah Syarif Kusen, Saat di Konfirmasi Wartawan Lipsus TN, di Ruang kerjanya terkait adanya Dugaan Pungli di SMP Negeri 2 Terusan Nunyai Lamteng, Adapun Jawaban Dari Bapak Kadis,Sangat Merespon,Dan Menyatakan, “Dirinya Berjanji Akan Segera Menyidak,Menindak Para Oknum Guru Tersebut, Serta Akan Memberikan Sanksi Tegas, Terhadap Setiap Pelaku Pungli di Dunia Pendidikan Khususnya di Sekolah”
“Yaa Pasti Akan Saya Tindak Tegas, dan Saya Berikan Sanksi Terhadap Oknum Yang Terbukti Melakukan Pungli di Dunia Pendidikan (Sekolah) “itukan Bantuan Untuk Siswa Yang Kurang Mampu, Bukannya Turut Menyumbang Untuk Beramal, Malahan Menguranggi Bantuan Yang di Terima Siswanya,Biar Saya instruksikan ke Pak Kabid Dikdasnya (Iryanto), Agar Dapat Segera Menindaklanjutinya..!!!! Saya Yakinkan Memberikan Sanksi Berat, Kepada Pelakunya Bila Perlu Saya Yang Akan Laporkan ke Pihak Kepolisian, Untuk Efek Jera..” Ucapnya Dengan Nada Gerammnya.
Dilain pihak, satu bulan kemudian, kabid Dikdas (Iryanto) beserta kasinya (Syahroni) Saat di Konfirmasi Media ini terkait hasil tindak lanjutan menindaklanjuti Oknum Guru, Serta Kepsek SMP Negeri 2 Terusan Nunyai atas Dugaan Pungli bantuan dana PIP Yang diterima siswanya menjelaskan,
“Kita sudah menindak lanjuti laporan serta pemberitaan itu, saya dan pak Syahroni sudah mendatanggi sekolah itu dan kami sudah bertannya kepada dua oknum guru serta kepala sekolahnya, dua oknum guru tersebut pun sudah mengakui hal itu, “Memang benar mereka sudah meminta/memungut sejumlah uang kepada siswa dan orang tua murid dengan alasan mereka tidak ada anggaran untuk kalar kilir saat mengurusi pencairan bantuan tersebut, jika yang bersangkutan  sanggup dan bersedia untuk mengembalikan semua uang-uang yang sudah mereka minta/ambil menurut saya sudah tidak ada lagi masalah dan kita juga menyarankan agar yang bersangkutan meminta surat pernyataan dari orang tua murid yang anaknya menerima bantuan PIP.
karena dalam hal ini, kewenangan dan tupoksi kami hanya sifatnya sebatas melakukan pembinaan dan pengawasannya saja.
Kami tidak bisa menindak dan memberikan sanksi terhadap mereka – red, Karena semua Kewenangan dan Kebijakan ada pada kepala Dinasnya yaitu Syarif  Khusen, Beliaulah yang memiliki semua Kewenangan dan Kebijakannya jadi kami hanya menunggu Perintah dan Instruksi beliau..” Katanya.
LAPORAN KHUSUS : KHOLIDI TABIR / TEAM LIPSUS TABIRNEWS-TN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here