Beranda Headline PROYEK PENINGKATAN JALAN RUAS DESA SUKA MULIA-DESA PANGKALAN MAKMUR “DIDUGA TERINDIKASI PUNGLI...

PROYEK PENINGKATAN JALAN RUAS DESA SUKA MULIA-DESA PANGKALAN MAKMUR “DIDUGA TERINDIKASI PUNGLI DAN SYARAT PENYIMPANGAN”

| 377
PROYEK PENINGKATAN JALAN RUAS DESA SUKA MULIA-DESA PANGKALAN MAKMUR “DIDUGA TERINDIKASI PUNGLI DAN SYIARAT PENYIMPANGAN”

SIAK – PEKANBARU – TABIRNEWS – PROYEK PENINGKATAN JALAN  RUAS DESA SUKA MULYA-DESA PANGKALAN MAKMUR SEPANJANG 4 (EMPAT) KM DENGAN NILAI PAGU Rp 14.848.173.000,. DANA YANG BERSUMBER DARI DAK TERSEBUT, DIMENANGKAN OLEH ARDITA MULIA-PALUH INDAH DENGAN PENAWARAN Rp 13.641.155.572,. DIDUGA KUAT TERINDIKASI PUNGLI DAN SYARAT PENYIMPANGAN,5/08/2019.

Mulai dari persiapan badan jalan yaitu pembebasan pohon kelapa sawit yang harus ditanggung masyarakat setempat untuk membayar sejumlah batang kelapa sawit yang terkena badan jalan tersebut, seperti yang disampaikan beberapa warga setempat, membenarkan terkait pungli yang dilakukan aparat kampung setempat.

Iwan Hrp seorang warga tempatan  ketika diwawancarai team investigasi Media Cetak dan Online TABIRNEWS saat dilokasi proyek, mengatakan, “kami selaku masyarakat sangat kecewa atas pekerjaan proyek peningkatan Jalan ini karena kami selaku warga desa ini dipungut biaya sebesar Rp, 250.000/ KK bagi yang punya kaplingan dan Rp, 150,000/KK bagi yang tidak punya kaplingan,dan dibolehkan dengan sistim tiga kali bayar, Pemungutan itu di dilakukan oleh RT masing-masing  yang nantinya akan disetorkan kepada Kepala Desa dan Kepala Desa lah nantinya yang akan membayarkan kepada warga yang pohon sawitnya ditebang untuk perluasan jalan tersebut”. kata pak Iwan.

iwan Hrp juga menambahkan, “Tidak hanya itu saja terkait pemasangan boxcluvert yang di duga asal kerja seperti gorong-gorong lama tidak dibongkar melainkan langsung ditimpa apakah begitu aturanya, dan kami berharap pihak PU baik PPK, PPTK dan pengawas dari konsultan selaku perencana kegiatan infrastruktur ruas jalan Desa Suka mulia-Desa Pangkalan Makmur harus benar-benar memantau dan dapat menegur pelaksana pemeng Proyek tersebut atau kontraktornya”. tutupnya,

Dan dilain tempat zunaidi selaku warga setempat juga mengatakan hal yang sama, “Bukan jadi kebanggaan kita dengan adanya bantuan peningkatan Jalan dari Pemerintah untuk desa kami, kalau akhirnya pekerjaannya tidak memuaskan warga, begitu juga penimbunan tanah untuk peningkatan jalan apa dibenarkan mengunakan tanah hasil dari kerukan pelebaran  badan jalan itu, dan kalau proyek pemerintah masa kita masyarakat dikenakan biaya”. Kata Zunaidi dengan nada kesal.

Warisem salah satu pekerja pembuatan boxcluvert  ketika dikonfirmasi di lokasi kerja juga menyampaikan, “Bahwa saya bekerja juga tanpa ada menerima speak atau gambar, namanya juga kita pekerja ya kita kerjakan sesuai yg diperintahkan, seperti pemasangan besi- besi yang sdh ada seperti besi 12 mm dan 16 mm, terkait gorong-gorong yang lama, Amir rekan kerjanya juga membenarkan bawasanya tidak bisa di cabut alat beratnya tidak kuat untuk mencabut gorong-gorong tersebut”. tuturnya para pekerja, dengan nada ragu-ragu.

Sangat mengherankan Proyek Infrastruktur dengan nilai puluhan milyar itu, kok bisa melaksanakan pekerjaan tersebut tanpa “GAMBAR” sebagai “ACUAN” untuk melaksanakan pekerjaan sesuai rencana Konsultan.

Lalu mana para pengawas dari dinas PU padahal anggaran untuk Pengawasan Peningkatan Jalan Suka Mulya – Pangkalan Makmur adalah Rp 309.300.000,. Jadi mereka selaku pengawas harus stembai di lokasi, bukannya ongkang-ongkang kaki di kantor.

Ketika dikonfirmasi kadis PU Siak Irving Kahar melalui fia ponsel Nomor 081290xxxxxx tidak dapat dihubungi sampai berita ini diterbitkan.

LAPORAN KHUSUS : (TEAM TABIRNEWS-TN SIAK-RIAU-PEKANBARU)

TABIRNEWS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here