Beranda Headline Kembali Lakukan Aksi Tunggal, Dian Saputra Desak Kejati Periksa Dinas Perkebunan Provinsi...

Kembali Lakukan Aksi Tunggal, Dian Saputra Desak Kejati Periksa Dinas Perkebunan Provinsi Jambi

| 253

“Kembali Lakukan Aksi Tunggal, Dian Saputra Desak Kejati Periksa Dinas Perkebunan Provinsi Jambi”

KOTA JAMBI-TABIRNEWS-TN—
Dian Saputra kembali menyampaikan ragam kompleks permasalahan di Disbun Provinsi Jambi namun hari ini Dian menambahkan masalah baru yang ia temui dilapangan, yaitu dugaan penyimpangan dan dugaan praktek mark up pada pengadaan bibit karet.

Berdasarkan hasil investigasi serta informasi dilapangan tidak sesuai dengan RAB yang tertera, serta pengadaan pupuk yang disinyalir tidak sesuai dengan RAB yang mana seharusnya pupuk yang di beli adalah pupuk pabrikan namun pupuk yang direalisasikan disinyalir pupuk hasil olahan rumahan / home indusrtri, pada paket pengadaan bibit karet di Provinsi Jambi menelan anggaran lebih kurang 13 Milyar pada tahun 2017, 6/8/2019.

Dan menegaskan pihak Kejaksaan Tinggi Jambi untuk mengusut dugaan atas sebagian kelompok yang diduga fiktif serta pemotongan dana bantuan pada proyek replanting sawit, kelapa dan kopi yang senilai puluhan milyar pada tahun anggaran 2018.

Selain itu dalam orasinya Dian saputra juga menegaskan kepada Kejati untuk mengusut dugaan pengadaan kecambah sawit di Kabupaten Muaro Jambi proyek Provinsi Jambi dengan volume 120.000 kcb karna kuat dugaan bantuan replanting sawit yang di usulkan untuk kabupaten Muaro Jambi juga berada di lokasi tersebut sehingga ada indikasi tumpang tindih, ujar Dian.

Begitu juga dengan pengadaan bibit karet, fungsida, hebrisida, pupuk, dan chinsaw untuk peremajaan tanaman Karet 290 Ha di Kabupaten Sarolangun dengan Dana lebih kurang 2 milyar diduga kuat sarat praktek korupsi. Kami meminta hal ini untuk segera di tindak lanjuti oleh Kejati dan kami akan terus melakukan aksi lanjutan untuk mengawal permasalahan ini sampai tuntas tutupnya.

LAPORAN KHUSUS :TEAM INVESTIGASI JAMBI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here