Beranda Headline Patut Dipertanyakan Dinas Kabupaten Lamteng, “Diduga Menjadi Ajang Sarang KORUPSI dan PUNGLI”

Patut Dipertanyakan Dinas Kabupaten Lamteng, “Diduga Menjadi Ajang Sarang KORUPSI dan PUNGLI”

| 323
Patut Dipertanyakan Dinas Kabupaten Lamteng, “Diduga Menjadi Ajang Sarang KORUPSI dan PUNGLI”

LAMPUNG TENGAH-LAMPUNG-INDONESIA-TABIRNEWS-TN– “Gawat, Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung “Diduga Menjadi Sarangnya Korupsi dan Pungli”, Hal tersebut di ungkapkan nara sumber Awak media yang patut dipercaya tentang fakta,Realita,Kebenarannya, Jum’at (20/09/2019) namun enggan identitasnya tak ingin disebutkan dalam pemberitaan ini, Dirinya menguraikan “Dugaan Korupsi dan Pungli” yang sudah lama bersarang di Dinas Bina Marga Lampung Tengah sejak dahulu.

Lanjut sumber, Oknum pejabat Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah ini, Pada setiap tahunnya “Diduga” selalu membagi-bagikan kertas Kopelan, yang Diduga itu adalah sebuah kata isyarat Kode Paket Proyek Infrastruktur, Kepada rekanan yang sudah menyetorkan setoran Proyek atau Fee Proyeknya, kepada Oknum pejabat Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah.

Sehingga, dari tahun ke tahun Proyek di Dinas Bina Marga Lampung Tengah ini, Sudah terkondisikan oleh Oknum pejabat Dinas Bina Marga Lampung Tengah, dan faktanya pun sudah ada yakni, terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah yaitu Topik Rahman,Yang mana tertangkap OTT langsung oleh KPK(Komisi Pemberantasan Korupsi) RI tahun lalu.

Dikatakannya lebih lanjut, oknum pejabat Dinas Bina Marga Lampung Tengah inisial (SMY), dan rekan rekannya “Diduga” setiap tahunnya banyak memalsukan dan menggandakan nama-nama pengawas lapangan yang mengawasi pelaksanaan Infrastruktur di lapangan di Wilayah Kabupaten Lampung Tengah.

Dan menjelang akhir tahun, saat pelaksanaan pengadaan barang dan jasa selesai di kerjakan serta pada saat pembagian honor PPK, PPTK dan PENGAWAS LAPANGAN serta Tim PPHP dll,Gaji honor mereka dipotong 100 ribu rupiah per orangnya oleh SMY , Melalui juru bayar dengan alasan SMY, “Uangnya Untuk Kasih Pegawai Bank dan Keuangan,..”Dalih SMY.

Lebih parahnya lagi, pengawas lapangan yang mengawasi pelaksanaan Infrastruktur di lapangan di wilayah lampung tengah tahun 2019 ini belum menerima SK nya, padahal pelaksaan proyek Infrastruktur di wilayah lampung tengah sudah lama di mulai dan di gelar.

Bahkan semua nama-nama PPK, PPTK dan PENGAWAS LAPANGAN serta Tim PPHP setiap tahunnya tidak pernah terpampang dan di umumkan nama-namanya di papan informasi yang ada di Dinas Bina Marga,..”Ungkapnya.

Masih kata sumber, setiap tahunnya pekerjaan Hotmix, yang sudah selesai di kerjakan oleh rekanan dan pemborong, Oknum pejabat di Dinas Bina Marga Lampung Tengah, selalu mengarahkan pihak rekanan dan pemborong, agar melakukan pengekoran pada jalan yang sudah di Hotmix mengunakan alat kor dengan jarak 100 meter dan titik dengan biaya Rp 100 ribu rupiah dan biaya tersebut di bebankan pada pihak rekanan dan pemborongnya.

Fakta di lapangan Oknum petugas kor dari dinas Bina Marga Lampung Tengah ini, hanya mengekor jalan hotmix yang selesai di kerjakan hanya 1-5 titik saja perpekerjaan/perpaketnya. namun pihak rekanan dan pemborongnya, tetap di haruskan oleh Oknum pejabat Dinas Bina Marga Lampung Tengah, Untuk tetap membayar full (penuh) tergantung panjangnya jalan hotmix yang di kerjakan rekanan/pemborongnya.

“Bisa dibayangkan, berapa panjang jalan Hotmix setiap tahunnya yang di bangun dan di kor,..!!????? Sudah berapa banyak uang yang di hasilkan dari hasil pungli yang berkedok kor tersebut,..!!?? dan uangnya masuk ke P.A.D tidak,..!??? Kami mohon kepada pihak aparat penegak Hukum agar dapat membongkar dugaan Korupsi dan Pungli yang telah lama bersarang di dinas bina marga lampung tengah,..”Harapnya.

Bagaimana tangapan Kadis Dinas Bina Marga Lampung Tengah, Terkait Pemberitaan ini…!!!??
Tunggu Berita Kelanjutannya,..!!??

(KHOLIDI & TEAM TABIR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here