Beranda Sumatera Bungo Pemkab Bungo Sambut 22 Santri Ponpes Lirboyo dengan Melakukan Pemeriksaan Antisipasi Covid-19

Pemkab Bungo Sambut 22 Santri Ponpes Lirboyo dengan Melakukan Pemeriksaan Antisipasi Covid-19

| 296

Bungo, tabirnews.com – Tim gugus depan Covid-19 Kabupaten Bungo menyambut kedatangan 22 santri yang kembali ke Kabupaten Bungo di halaman Upacara Kantor Bupati Bungo, Jum’at (03/04/2020).

Ke 22 santri dari dari Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur ini pulang ke Kabupaten Bungo dikarenakan pandemi Virus Corona yang semakin pandemi.

Juru Bicara Tim Gugus Depan dr. H. Safaruddin Matondang, M. PH kepada awak media mengatakan, hari ini Tim Gugus menyambut kedatangan santri yang asli dari Muara Bungo sebanyak 22 orang.

 

“Hari ini Tim Gugus menyambut kedatangan santri dari Popes Lirboyo Jatim yang asli dari Muara Bungo sebanyak 22 orang,” kata Safaruddin.

“Tentu sesuai dengan kesepakatan dan protokol kesehatan kita harus melakukan pemeriksaan dan setelah itu kita berikan edukasi untuk menghindari penyebaran Covid-19,” tambahnya.

Dengan melalui pemeriksaan ini, kita berharap mereka untuk melakukan isolasi diri dirumah dalam status OTG (orang tanpa gejala) dan nanti petugas Puskesmas akan melakukan pemantauan terus selama 14 Hari kepada mereka,” harapnya.

 

Mereka sudah kita berikan penjelasan penjelasan terkait dengan masalah isolasi diri agar melaksanakannya dengan patuh dan jangan ada yang melakukan kegiatan-kegiatan yang berlebihan.

Dikatakan Safaruddin dirinya kemarin melihat ada berita sebanyak 300 orang santri yang akan dipulangkan secara massal ke daerah masing-masing.

“Kita tadi juga sudah memeriksa seluruh santri satu persatu yang baru sampai di Kabupaten Bungo,” kata Safaruddin lagi.

Dari hasil dari pemeriksaan oleh tim kami tadi hanya ada 2 orang yang dahan tubuhnya mencapai 38 derajat, mungkin mereka tadi sempat lama berjemur ketika sampai di Kabupaten Bungo tadi,” terangnya.

 

Kepada santri ini akan kita pulangkan ke rumah orang tuanya masing-masing dengan catatan mereka selalu mengfollow up kepada tim medis untuk memeriksa kondisi tubuhnya.

“Para santri tidak perlu datang ke puskesmas atau rumah sakit, biar tim medis saja yang datang ke rumah kalian,” tambah Safaruddin.

“Kita mengingatkan kepada mereka bahkan ke seluruh masyarakat agar gunakan masker apabila bepergian keluar dari rumah,” tutupnya. (fs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here