Beranda Headline Dugaan MARK-UP Anggaran Dana BOS DAN PIP Di SMP PGRI 1 CIDAHU...

Dugaan MARK-UP Anggaran Dana BOS DAN PIP Di SMP PGRI 1 CIDAHU Mulai Tersingkap Tabir Siapa Dalangnya

| 359

CIDAHU SUKABUMI -JAWA BARAT -TABIRNEWS (TN)–“Dugaan Keras MARK-UP Anggaran Dana BOS DAN PIP Di SMP PGRI 1 CIDAHU Mulai Tersingkap Tabir Siapa Dalangnya”

Seperti beritakan terdahulu bahwa ada Dugaan mark-up dana BOS dan PIP di SMP PGRI 1 CIDAHU, Oknum kepsek Palah Saepul Rahmat menepis terkait Dugaan tersebut, bahwa dia tidak merasa telah melakukan MARK-UP Anggaran BOS dan PIP.

Berbeda dengan keterangan dari ketua komite SMP PGRI 1 CIDAHU.

Fotofraper Ketgam : Komite SMP PGRI CIDAHU Membuat Surat Pernyataan Bahwa Selaku Komite Dia Tidak Pernah Dilibatkan Dalam Urusan Dalam Segala Hal Di Sekolah.

bahwa selaku ketua komite dia tidak pernah terlibat dalam segala hal, termasuk Rencana maupun dalam pelaksanaan pengelolaan angaran dana BOS, bahkan ketua komite membuat surat pernyataan untuk meyakinkan awak media dan lembaga yang meminta keterangan darinya.20/01/2019.

Hasil pantauan yang dihimpun team Investigasi baik dari data ataupun dari berbagai sumber yang dapat dipercaya kebenaranya, kuat DUGAAN adanya MARK-UP anggaran dana BOS di SMP PGRI 1 CIDAHU, dengan modus menggelembungan jumlah siswa saat pengajuan dana BOS yang tidak sesuai dengan jumlah murid yang ada di sekolah, bukan hanya itu dalam laporan online oleh sekolah yang di kutip oleh tabirnews dan tim investigasi lembagi lpi tipikor pusat, komponen laporan ada beberapa aitem penggunaan dana yang di ragukan kebenaranya dan menyimpang dari juknis BOS.

Terkait DUGAAN MARK-UP anggaran dana PIP terlihat jelas yang dicairkan sejumlah 881 murid, dan pada tahun 2016 jumlah yang sudah dicairkan adalah 924 murid, sedangkan jumlah murid di tahun 2015/16 jumlah murit SMP PGRI 1 CIDAHU hanya 734 murid dan tahun 2016/17 jumkah murid hanya 786 murid, jadi ditahun 2015/16 Diduga 43 murid yang di MARK-UP, pada tahun 2016/17 Diduga 138 murid. Berarti murid di SMP PGRI 1 CIDAHU semuanya murid tidak mampu karena yang mendapatkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) adalah tergolong murid kurang/tidak mampu, pertanyaanya adalah kemana dana 181 murid yang telah di cairkan.

Atas Dugaan MARK-UP dana bantuan siwa, Oknum  kepsek SMP PGRI 1 CIDAHU dalam waktu dekat ini  akan dilaporkan ke pihak penegak hukum, oleh TABIRNEWS dan tim LEMBAGA INVESTIGASI LPI TIPIKOR PUSAT.

Penulis Laporan : Abdullah/Team.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here