Beranda Headline MPK Desak KPK : “Seret” Sejumlah Nama Yang Terlibat dalam Perkara “Suap”...

MPK Desak KPK : “Seret” Sejumlah Nama Yang Terlibat dalam Perkara “Suap” Pedangdut Syaiful Jamil

| 299

JAKARTA-(TABIRNEWS)-TN – Massa yang mengatasnamakan Masyarakat Peduli Keadilan mrnggelar aksi damai di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi KPK Jalan Rasuna said Jakarta Pusat (23/1/2019)

Masa mendesak KPK untuk mengungkap perkara Suap pedangdut Syaiful Jamil di PN Jakarta Utara,beberapa waktu lalu.

Dalam orasinya, Syaiful menyebut, KPK harus mengungkap aktor intelektualnya dalam kasus suap tersebut. Banyak nama yang disebut Rohadi terpidana suap melalui buku yang telah ditulisnya dari Lapas Sukamiskin.

Nama-nama tersebut diantaranya Ifa Sudewi selaku hakim yang menangani perkara Syaiful Jamil yang sekarang menjabat hakim tinggi Denpasar, Karel Tuppu hakim Tinggi Bandung, Dasma hakim PN Sidoarjo, Novianti Dasma Putri anak hakim Dasma, Rina Pertiwi yang sekarang bekerja di PN Jakarta Timur, Lilik Mulyadi hakim Tinggi Medan dan Sulistiyoningsih selaku panitera pengganti PN Jakarta Utara.ujarnya.

KPK juga harus membuka barang bukti milik Rohadi yang telah disita KPK pada point 36,38 dan 39 karena disana banyak pesan singkat maupun percakapan Rohadi dengan orang-orang tersebut.

Syaiful menambahkan,Bukan hanya itu termasuk rekaman CCTV hotel Grand Aston Medan, CCTV ruang kunjungan dan masjid di Gedung KPK yang lama.

Dalam orasinya,Massa juga meminta Mahakamah Agung jangan melindungi para hakim yang diduga kuat ikut terlibat dalam suap perkara Syaiful Jamil di PN Jakarta Utara.

“Kasus ini harus di bongkar agar oleh KPK, kami juga berharap Bareskrim Mabes Polri juga ikut memantau dan jika perlu, Bareskrim ikut menelusuri BB mistrius yang masih disita oleh KPK tersebut. Tutup Syaiful.

Pada kesempatan itu masa juga membagi bagikan buku katangan Rohadi yang saat ini sedang menjalani tahanan di lapas sukamiskin bandung.

Laporan editor : Redaksi Tabir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here