“Berpakaian ala Petani, Napi Lapas Gunung Sugih ikuti Tari Kolosal Indonesia Bekerja Karya Dirjenpas”

“Berpakaian ala Petani, Napi Lapas Gunung Sugih ikuti Tari Kolosal Indonesia Bekerja Karya Dirjenpas”

GUNUNG SUGIH-LAMTENG-TABIRNEWS-TN–Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-74 Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menyelenggarakan kegiatan Tari Kolosal Indonesia Bekerja yang diikuti oleh seluruh Petugas Pemasyarakatan, Tahanan, dan Warga Binaan Pemasyarakatan di seluruh Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan atas gagasan Direktur Jenderal Pemasyarakatan sebagai salah satu bentuk upaya optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan, khususnya dalam hal pembinaan kepribadian Warga Binaan Pemasyarakatan. Demikian disampaikan Kepala Lapas Gunung Sugih, Syarpani di GSG Dr. Sahardjo. Kamis, 14/8

“Kegiatan Tari Kolosal Indonesia Bekerja merupakan salah satu bentuk ekspresi Warga Binaan Pemasyarakatan dan Petugas Pemasyarakatan, bahwa Warga Binaan Pemasyarakatan selama menjalani pidana hilang kemerdekaan tetap belajar, bekerja, dan berkarya di bawah bimbingan petugas Pemasyarakatan”, ujar Syarpani

Mantan Kasubag Humas Ditjenpas ini menyampaikan bahwa Kegiatan dibuat secara kolosal yang dilaksanakan secara serentak oleh petugas Pemasyarakatan, tahanan, dan Warga Binaan Pemasyarakatan untuk memupuk rasa kesatuan dan persatuan. Kegiatan ini diharapkan dapat memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Ke-74 Republik Indonesia sekaligus mencetak rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

“Tarian kolosal Indonesia Bekerja Karya Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Ibu Dr. Sri Puguh Budi Utami ini meraih Rekor MURI karena diikuti serentak oleh, Petugas, Tahanan, Warga Binaan Pemasyarakatan seluruh Indonesia, dan masyarakat (mitra kerja sama) melalui Video Teleconference Video Zoom”, tutup Syarpani.

Tarian Kolosal ini mempunyai tujuan yaitu Pembinaan kepribadian untuk memupuk rasa kesatuan dan persatuan, Berpartisipasi dalam memeriahkan Ulang Tahun Republik Indonesia, Mendukung program-program Presiden Republik Indonesia, yaitu Indonesia Bekerja serta Memecahkan rekor MURI, adapun Manfaatnya adalah Meningkatkan rasa nasionalisme Petugas Pemasyarakatan, Tahanan dan Warga Binaan Pemasyarakatan, dan sebagai salah satu bentuk pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan dalam bidang kesenian dan kebudayaan.

LAPORAN KHUSUS : (MOEL RED TABIR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *