Beranda Bandar Lampung WAW Sempat “VIRAL” Dugaan Korupsi dana BOS Pemeriksaan 10 Saksi Oleh Kejari...

WAW Sempat “VIRAL” Dugaan Korupsi dana BOS Pemeriksaan 10 Saksi Oleh Kejari Balam, “Oknum Mantan Kepala SMPN 6 Bandar Lampung Masih Menghirup Udara BEBAS”

| 333
WAW Sempat “VIRAL” Dugaan Korupsi dana BOS Pemeriksaan 10 Saksi Oleh Kejari Balam, “Oknum Mantan Kepala SMPN 6 Bandar Lampung Masih Menghirup Udara BEBAS”

BREAKING NEWS–BANDAR LAMPUNG – Tabirnews.com—Kutipan Pemberitaan di SMPN 6 Bandar Lampung sempat “VIRAL” di beberapa Media Cetak dan Online beberapa bulan yang lalu, Terkait DUGAAN KORUPSI dana BOS dengan MODUS MARK-UP Murid dan Anggaran belanja dibeberapa Komponen.

Dan kini pemberitaan tersebut kembali Menjadi “VIRAL”,..”Yang mana isi Pemberitaan di beberapa Media Menyatakan,..”Pidsus Kejari Bandar Lampung Bidik dan Periksa Puluhan Saksi, Terkait Dugaan Korupsi di SMPN 6 Bandar Lampung.

“Menurut pemberitaan beberapa bulan yang lalu, Bahwa Oknum mantan Kepala SMPN 6 BANDAR LAMPUNG Khaironi Diduga Korupsi dana BOS dengan Modus MARK-UP Murid dan Anggaran Belanja di beberapa Komponen, Seperti Pembelian buku Kurikulum K-13, Evaluasi pembelajaran, Perawatan sekolah dan Membantu siswa miskin, Yang mana hal tersebut sangat tidak diyakini atas kebenarannya,Kamis 12/12/2019.

“Dengan membawa data, dan dengan Adanya Pemberitaan dari beberapa Media Cetak dan Online, Salah satu Kepala Perwakilan NKRI Media TABIRNEWS, Koordinasi ke Kejari Bandar Lampung.

Berselang beberapa bulan kemudian, Kembali VIRAL di Media Kutipan – BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) — Dugaan Penyimpangan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMP Negeri 6 Bandar Lampung diselidiki Kejaksaan Negeri Bandar Lampung. Hal tersebut diungkapkan Kasi Pidsus Kejari Bandar Lampung Basuki Raharjo saat ditemui di Kantornya, Jumat, 11 Oktober 2019.

Kasi Pidsus Kejari Bandar Lampung Basuki Raharjo. Lampost.co/Febi Herumanika.

“Dia melanjutkan, sampai dengan saat ini proses penyelidikan baru sampai pada pengumpulan berkas dan keterangan melalui metode wawancara kepada 10 orang yang ada di sekolah tersebut. “Baru di mintai keterangan sifatnya FULL DATA, FULL BACKET, 10 orang ini sifatnya kita baru klarifikasi. Apakah ini nanti akan ditingkatkan, Kita lihat perkembangan dan keterangan dari para saksi dan pengumpulan barang bukti,..”Katanya.

Dia menjelaskan, perkara yang sedang dilidik itu merupakan dugaan penyimpangan dana BOS. Penyimpangan dana BOS tersebut merupakan hasil temuan dari kejaksaan itu sendiri. “Ini temuan kita sendiri, dan nanti akan kita kabarkan selanjutnya,..”Kata dia.

Informasi yang didapat, penyimpangan tersebut diduga adanya MARK-UP data siswa dan Penggunaan dana BOS pada tahun 2015-2017. Saat itu Kepala Sekolah (Kepsek) tersebut masih dijabat oleh Khaironi.

Dugaan penyimpangan Anggaran dana BOS itu diantaranya diperuntukkan pengembangan perpustakaan, kegiatan ulangan, perawatan sekolah, dan membantu siswa miskin.

“Namun anehnya, sampai saat detik ini, Belum juga ada tindakan TEGAS dari Kejari Bandar Lampung ini, Terhadap Oknum mantan Kepala SMPN 6 BANDAR LAMPUNG, Khaironi, yang kini dirinya pun masih mengajar menjadi guru di SMPN 1 BANDAR LAMPUNG.

LAPORAN KHUSUS : TEAM TABIRNEWS-TN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here