Beranda Headline “Aparat Kepolisian Bertugas Secara Sigap dan Profesional Dalam Membantu Pemda Bandung  Mengosongkan...

“Aparat Kepolisian Bertugas Secara Sigap dan Profesional Dalam Membantu Pemda Bandung  Mengosongkan Lahan Taman Sari”

| 189
“Aparat Kepolisian Secara Sigap dan Profesional Dalam Membantu Pemda Bandung  Mengosongkan Lahan Taman Sari”

BREAKING NEWS-BANDUNG-JABAR-Tabirnews.com—Pasca Menjalankan Tugas Yang dilakukan Dalam Pembebasan Rumah dan Lahan di Taman Sari, Dilaksanakan Oleh Aparat Gabungan,Sat Pol PP, Polisi dan TNI, Turut Membantu Melaksanakan Tugas Pengamanan di Wilayah Taman Sari, “Yang Mana Terkait Hal Itu, Kini Tengah Ramai di Perbincangkan Menjadi Viral di Pemberitaan Media Sosial Maupun Media Elektronik, “Terkait Terjadi Insiden Ricuh Dalam Pembebasan Lahan Di Wilayah Taman Sari.

“Dalam Pasca Pembebasan Lahan di Wilayah Taman Sari Tersebut, Yang Berdampak Mengakibatkan Aparat Hukum Kepolisian Mendapatkan Kecaman Keras dari Desmon J Mahesa Politisi dari Partai Gerindra.

Dalam Pelaksanaan Pungsi Tugasnya, Aparat Hukum Kepolisian Sudah Sigap Profesional Dalam Membantu Pelaksanaan Pengamanan Maupun Pengosongan Lahan Milik Pemkot Bandung.

Dalam Situasi Kondisi Gawat Darurat Pasca Pengamanan Pembebasan Wilayah Di Taman Sari, “Pada Saat Itu Pula Aparat Hukum Kepolisian Yang Membantu Mengamankan Situasi Malah Mendapatkan Perlawanan Dari Warga, “Padahal Sudah Jelas Sekali Dalam Pungsi Tugas Aparat Hukum Kepolisian,Melayani,Melindungi,Dan Mengayomi, Bertugas Hanya Membantu Pemda Bandung dalam Melakukan Tugas Eksekusi Pembebasan Lahan dan Menjaga Aset Negara Sesuai dengan Perintah Pemkot Bandung.

Selain Itu Juga, Pemkot Bandung Sudah Memenangkan Gugatan Yang Di Layangkan Oleh Warga Sebelumnya di Mahkamah Agung. Putusan Itupun Sudah Inkrah, Sehingga SK Kepala DPKP3 Nomor 538.2/1325A/DPKP3/2017 Tentang Penetapan Kompensasi Bangunan, Mekanisme Relokasi dan  Pelaksanaan Pembangunan Rumah Deret Tamansari Yang Jadi Dasar Penggusuran Sah Secara Hukum Yang Berlaku di NKRI ini.

Sosialisasi Hingga Mediasi, Himbauan Terkait Proyek Rumah Deret Sudah Pernah di Lakukan Pemkot Bandung Kepada warga RW 11, Kelurahan Tamansari Sejak Lama,”Sejak Tahun 2010 Mereka Sudah Tidak di Tarik Sewa, Dikarenakan Pemkot Bandung Sudah Menyatakan (Lahan) Akan di Pakai.

“Adanya Komentar Bernada Miring dari Politisi Desmon J Mahesa, Yang Di Alamatkan Kepada Irjen Rudy Sufriadi (Kapolda Jabar), Dalam Membantu Pihak Pemda Bandung, Untuk Melaksanakan Pungsi Tugasnya Sebagai Pengamanan Dan Pembebasan Lahan di Wilayah Taman Sari, Merupakan Kesalahan Besar Itu Merupakan Sebuah Nada Tuduhan Yang Dinilai Sangat Tidak Berdasar,

“Karena Aparat Hukum Kepolisian, Yang Dalam Pelaksanaan Tugas Sebagai Abdi Negara dan Mengabdi Tulus Untuk Masyarakat ini, Saat Aparat Kepolisian Yang Berada Bertugas Mengamankan Terkait Pembebasan Lahan di Lapangan Taman Sari, “Tidak Pernah Sama Sekali Aparat Hukum Kepolisian Melanggar HAM-(Hak Azasi Manusia) Dalam Melaksanakan Pungsi Tugasnya Pada Saat Pasca Kejadian Tersebut.

Tuntutan Agar Kapolda Jabar di Ganti Dikarenakan Dituding Tidak Profesional, Dalam Menjalankan Tugasnya Selaku  Pengamanan(Aparat Hukum), “Dalam Hal Ini Adalah Merupakan Tuduhan, Sebuah Tudingan Yang Sangat Keliru, “Justru Malah Sebaliknya, Aparat Hukum Kepolisian Yang Bertugas Pada Saat Pasca Kejadian Tersebut, Sudah Sangat Berhati-Hati Dalam Menjalankan Pungsi Tugasnya Sebagai Abdi Negara Abdi Masyarakat, Melaksanakan Tugasnya Dengan Baik dan Sangatlah Profesional Pada Saat di Lapangan.

“Aparat Hukum Kepolisian Juga Pada Saat Pasca Kejadian, Sangat Sigap Dan Terlatih Untuk Mengontrol Jiwa, Menahan Kesabaran Untuk Tidak Ikut Terprovokasi Tindakan Emosionalnya, Ketika Aparat Hukum Kepolisian Yang Bertugas di Lapangan Pada Saat Kejadian Tersebut di Lempari Oleh Para Penolak Eksekusi.

“Permintaan Tuntutan, Agar Kapolda Jabar Segera di Evaluasi, Ini Adalah Merupakan Sebuah Pendapat Secara Sepihak Saja (Pendapat Pribadi),”Yang Mana Itu Adalah, Pernyataan Tuntutan Tersebut Dinilai Tidak Dapat di Pertanggung Jawabkan Berdasarkan Fakta Realita Kebenarannya.

Perlu Untuk Kita Ketahui Bersama, “Adanya Kericuhan di Lapangan Pasca Kejadian Pengamanan Di Wilayah Taman Sari Tersebut, Hal Itu Terjadi Lebih di Sebabkan Adanya Penyerangan Dari Pihak Warga Yang Mana Pada Saat Kejadian Tersebut, “Menghalangi Pada Saat di Lakukannya Eksekusi Pembongkaran, “Sehingga Menimbulkan Gejolak Sebuah Insiden Kericuhan, Yang Tak Diharapkan, Tak Dapat Dibendung Oleh Aparat Hukum Kepolisian Pada Saat Menjalankan Pungsi Tugasnya, Maka Insiden Kejadian Kericuhan Itupun Tak Dapat Teralakan Pun Terjadi.

“Penggiringan Opini, Yang di Lakukan Untuk Menyudutkan Aparat Hukum Kepolisian Pada Saat dalam Bertugas Selaku Pengamanan, Dalam Pengosongan Lahan Taman Sari, Merupakan Sebuah Komentar, Memutar Balikan Fakta Realita, Insiden Kejadian Apa Yang Sebenarnya Terjadi di Lapangan.

Pasca Insiden Kejadian Kericuhan itu Muncul, “Akibat dari Penyerangan Oknum Warga dan Ikut Juga Dibantu Dari Pihak Luar, Yang Menginginkan Pembatalan Eksekusi Lahan Taman Sari Itu Ricuh Agar Mengalami Kegagalan,

Melalui Siaran Pers ini, Kami Berharap Adanya Fakta Realita Sebuah Pemberitaan Yang Akurat dan Berimbang, “Agar Tidak Adanya Kesalahan Melulu Yang di Menyudutkan Tuduhan Kepada Aparat Hukum Kepolisian, Yang Mana Turut Serta Dalam Menjalankan Pungsi Tugasnya, Mengabdi Kepada Negara Nusa dan Bangsa,Melayani,Melindungi,Mengayomi Masyarakat dengan Setulus Hati dan Berprilaku Baik Memberikan Rasa Kenyamanan (Kondusip) Untuk Seluruh Warga Negara Indonesia, Menjaga Keutuhan Keamanan,Selalu Menjunjung Tinggi Nilai Kesatuan dan Persatuan Dalam Berbangsa dan Bernegara, Sikap Siap Siaga dan Tangkas Dalam Perbuatan, Selalu Siap Berikan Pelayanan Yang Terbaik Untuk Masyarakat,Dalam Menjalankan Pungsi Tugas, “Aparat Hukum Kepolisian Pun Bertugas Menjaga Aset dan Lahan Warga.

Kami Berharap, “Semoga Dengan Adanya Isi Sebuah Pernyataan ini, Kami Sangat Menghimbau, “Agar Tidak Adanya Kata Kesalah Pahaman Masyarakat Kepada Aparat Penegak Hukum, Dan Terkait Hal ini Kami Himbau Tegas, “Tidak Adanya Ikut Campur Tangan Dari Kalangan Pihak-Pihak Sebagai Bahan Pemacu Sebuah Provokasi, Yang Berakibat Fatal Terjadinya Sebuah Insiden Sebuah Kata Ujaran Kebencian Kepada Pihak Tertentu.

“Yang Mana Hal Provokasi Ujaran Kebencian Tersebut, Hanya Ingin Mencari Sensasi dengan Memanfaatkan Isu Yang Terjadi ini,”Kami Percaya Aparat Penegak Hukum Polisi, Bertugas Dengan Setulus Hati dan Baik, Sudah Sesuai dengan Protap dan Sesuai Dengan Standar Pungsi Tugas Sebagai Pengamanan Terkait Kejadian di Lapangan.

Kami Sangat Menolak, Adanya Tuduhan Tudingan, Yang Menyatakan Aparat Penegak Hukum (Polisi), Melakukan Tindakan Pelanggaran HAM Pada Saat Menjalankan Tugas, Bertugas dilapangan, “Karena Aparat Hukum (Polisi), Pada Saat Menjalankan Tugas, Bertugas Melakukan Pengamanan Dilapangan Tidak di Lengkapi Dengan Peluru Tajam dalam Bertugas Mengamankan Pengosongan Lahan di Wilayah Taman Sari Pada Saat Itu.

Kami Juga Berharap Kepada Para Tokoh Elit Politik, “Agar Dapat Menahan Diri, Untuk Tidak Berkomentar Yang  Nantinya Komentar Tersebut Keluar, Justru Tidak dapat di Pertanggung Jawabkan Berdasarkan Fakta Realita Sesuai Bukti Yang Ada dilapangan.

“Semoga Dengan Adanya Sebuah Rilisan Pemberitaan Siaran Pers ini Mampu Memberikan Sudut Pandangan Yang Objektif Terhadap Persoalan ini,Sehingga Kedepannya InsyaALLAH,.. Nantinya Dapat Memberikan Suatu Segi Pemikiran Yang Berdampak Positif Bagi Masyarakat Kalangan Luas”

#Demikianlah Siaran Pers ini, “Semoga Dapat Menjadikan Sebuah Masukan Metode Pemikiran Yang Baru, Sehingga Dapat Menyatu Kedalam Jiwa Raga Kita Yang Penuh Hikmah dan Berkah Dalam Menuai Makna Kebaikan Untuk Selalu Menjaga Utuh Kedamaian Menjalin Rasa Silahturahmi Dalam Kebersamaan#

EDITOR KORESPONDEN : (TEAM WARTA SIDIK / DAN TEAM TABIRNEWS-TN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here