Beranda Headline “Statmen Ketua PWI Jepara, Dalam Pemberitaan Terkesan Dipaksakan Dan Menyebar Berita Hoax”

“Statmen Ketua PWI Jepara, Dalam Pemberitaan Terkesan Dipaksakan Dan Menyebar Berita Hoax”

| 389
“Statmen Ketua PWI Jepara, Dalam Pemberitaan Terkesan Dipaksakan Dan Menyebar Berita Hoax”

BREAKINGNEWS,JEPARA,Tabirnews.com–Forum Komunikasi Pewarta Jepara (FKPJ) Menghadap Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto S.H,S.I.K ,MH dalam acara audensi berkenaan dengan maraknya pemberitaan di beberapa media tentang dugaan pemerasan oleh oknum yang mengaku wartawan. Berita tersebut merupakan preseden buruk yang terjadi di jepara baru baru ini.

Terkait dalam pemberitaan tersebut Kapolres Jepara menyampaikan sangat terkejut dan prihatin atas permasalahan yang terjadi, sebelumnya saya sudah menduga akhirnya menyebabkan keresahan di kalangan para wartawan di Jepara.

Penyidik diminta menjelaskan di depan rekan rekan FKPJ oleh Kapolres, Penyidik menjelaskan tentang kronologi dari kasus tersebut dan menyebutkan nama nama terlapor dan pelapor, Ternyata setelah di telusuri pelaporan tersebut dari surat kaleng yang dikirim dari kantor pos dan nama pelapornya tidak jelas.
“Hal yang aneh ketika diteliti dalam surat pelaporan tersebut ada beberapa nama yang menjadi pelapor tetapi juga sebagai terlapor.

Menurut Penyidik Polres berpesan agar keterangan sepihak ini jangan diberitakan, akan tetapi kenyataannya berita tersebar ke berbagai media. Menurut wartawan SB yaitu HP ketika di hub salah satu team FKPJ melalui Wa,berita yang dibuat sudah konfirmasi kepada penyidik Johan….

Terus terang kami kecewa karena pemberitaan terkesan dipaksakan ujar beberapa wartawan yang tergabung di FKPJ di Jepara. Jika surat kaleng adalah surat hoax maka pemberitaan yang beredar boleh dibilang hoax. Presiden Jokowi juga mengingatkan jangan menyebat berita hoax, demikian juga mantan kapolri Tito Karnavian berpesan agar polri menjalin kemitraan dengan media. Jelas hal ini telah mencederai kemitraan tersebut.

Kapolres berharap semua wartawan dianggap mitra polri bisa bersinergi guyup, Namun oleh ketua PWI Jepara harapan kapolres belum bisa terealisasi dikarenakan pendiskrimasiannya terhadap wartawan yang tidak bernaung di PWI.

Statemen yang dilontarkan oleh ketua PWI Jepara tentang keprihatinannya terhadap wartawan diluar PWI yang diduga telah melakukan pemerasan terhadap korban (tidak paham nara sumber dan jauh dari keakurasiannya) sangat tidak mencerminkan asas kebersamaan seperti yang diharapkan kapolres. Bahkan tidak segan segan telah menjudge bahwa pemerintah jepara dan instansi instansi kurang berhati hati dan tak menseleksi wartawan yang mengaku ngaku dan tidak jelas keabsahannya.

(RILIS KORESPONDEN GROUP :  TEAM WS / TEAM TN)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here