“Diduga Khresna Rajasa Dalangi Korupsi Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtukultura senilai Rp 5,9 milyar Kab. LAM-TENG”

BREAKING NEWS–LAMPUNG TENGAH–Tabirnews.com–Diduga khresna rajasa dalangi korupsi dinas pertanian tanaman pangan dan holtukultura senilai Rp 5,9 milyar Kab. LAM-TENG.

Menurut ketua DPC LSM FMPLT (Forum masyarakat peduli lampung tengah) Saudara Agus Pubian. “Korupsi sistemik dan massif berulang kali terjadi. Kondisi itu sangat memiluhkan dan menimbulkan keprihatinan bangsa kita.
Selain sangat memprihatinkan, juga dampak implikasinya tidak hanya merugikan negara, melainkan lebih dari itu. Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah khususnya Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtukultura Kabupaten Lampung Tengah semakin menurun.

Banyaknya kasus dugaan korupsi yang tidak segera ditangani akan terus menyebar dan menggerogoti bangsa dari dalam. Sayangnya, di negri ini penanganan korupsi oleh para penegak hukum cenderung masih lemah.

Seperti hal nya dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme yang di lakukan oknum-oknum Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtukultura Kabupaten Lampung Tengah tahun 2020, yang diduga mencapai Ratusan Hingga milyaran Rupiah.
Munculnya adanya dugaan Korupsi di dinas tersebut, pengakuan dari salah satu Sumber yang enggan namanya di tempelkan, senin 30 Nop 2020, beliau menerangkan bahwasannya kegiyatan yang di laksanakan oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtukultura tahun 2020. Banyaknya indikasi Mark-up dalam paket kegiyatan sebanyak 80 Paket tersebut. Diantaranya seperti :

Anggaran Swakelola
# Belanja Alat Tulis Kantor Rp 169.267.844
# Pengadaan Buku Catatan Petani Rp 57.000.000
# Belanja Jasa Kantor Lainnya (Pemeliharaan/ perbaikan jaringan air kantor) Rp 30.000.000
# engadaan Perlengkapan Kerja SL (Sekoolah Lapang) Petani ke 1 Rp 144.450.000
# Pengadaan ATK Peserta, Pendamping dan Pantia SL Petani ke Rp 185.011.600
# Belanja Hibah Barang/Jasa Yang Akan Diserahkan Kepada Masyarakat (Sembako SL 1) Rp191.160.000
# Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional Rp 159.040.000
# Kegiatan Pelayanan Administrasi Perkantoran Rp 227.214.277

Dari masing masing kegiyatan di atas, diduga Jabatan Kepala Dinas Khresna Rajasa, yang
Seharusnya dimandatkan kepadanya Mampu mengawasi para kinerja bawahan, sebab Kadis sendiri selaku bapak dari Pegawai Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtukultura Kabupaten Lampung Tengah.
Apa jangan jangan Khresna justru menjadi Exsekutor membawahi dugaan Korupsi yang ada di Dinas terkait” ujar nya Agus Pubian

Kepada pihak berwenang untuk menindak lanjuti temuan tim investigasi LSM FMPLT agar LAM-TENG bersih dari korupsi.

LAPORAN KHUSUS : TEAM TABIR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *