Beranda Headline Kejari Lamtim Mulai Panggil Pihak Penyelengara Pelatihan Jurnalistik Kepala Desa Dan...

Kejari Lamtim Mulai Panggil Pihak Penyelengara Pelatihan Jurnalistik Kepala Desa Dan Kepala BPMD Lamtim

| 299

 

Sukadana,Lamtim Tabir News.com-
Kepala Kejaksaan Negeri Lampung timur Syahrir Harahap mengatakan kasus yang di laporkan oleh LSM Tegar ini masih berjalan dan sedang dalam proses pemeriksaan pihak-pihak terkait.

“Kasus ini masih lanjut, kita juga sedang memeriksa pihak penyelenggara dan memanggil kembali kepala Badan PMD Lamtim hal ini disampaikan kejari saat menerima kedatangan ketua LSM TEGAR Azhari Nizar bersama sekertaris Rini mulyati dan bendahara Husin Ulfa di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan tersebut kejari lamtim memberikan penjelasan terkait perkembangan laporaan LSM Tegar soal dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) yang berkedok pelatihan Jurnalistik untuk kepala desa se-Kabupaten Lampung timur yang di duga melibatkan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMD) Lampung timur , Selasa (09/10/2018).

Ketua LSM TEGAR ( Tegakkan Amanat Rakyat ) Azhari nizar yang di hadapkan langsung kepala Kejari lamtim Syahrir Harahap mengatakan bahwa pihaknya meminta penjelasan laporan mereka.

“Kami telah mengirim berkas laporan kasus tersebut sudah lama, tapi belum ada kejelasan. Maka kedatangan kami hari ini ke Kejari Lamtim untuk mempertanyakan sejauh mana kasus ini berjalan,”ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua LSM Tegar Lamtim yang akrab di sapa Ismed ini kembali menjelaskan bahwa Kepala desa se-Lamtim yang mengikuti pelatihan Jurnalis di salahsatu hotel di Bandar Lampung beberapa waktu lalu ini di duga di mintai sejumlah uang (Dana Desa) oleh pihak penyelenggara yang di duga ada main mata dengan pihak BPMD Lamtim.

Melihat adanya indikasi penyalahgunaan Dana Desa ini, maka pihaknya tergerak untuk melaporkan kasus tersebut ke ranah hukum. Namun sangat di sayangkan pihak Kejari Sendiri terkesan Lamban dalam menangani kasus tersebut.

“Buktinya laporan kita belum ada perkembangan signifikan, masih di situ-situa saja,”ucap Ismed

Senada dengan ketuanya , Rini Mulyati turut menegaskan bahwa jika ingin di teliti sebenarnya kegiatan ini dilaksanakan dua tahap dengan lokasi dan fasilitas yang berbeda namun anggaran yang di gunakan nominalnya sama.

” yang pertama di hotel horison dengan segala fasilitasnya maka di mungkinkan dana sebesar 2,5 jt itu penggunaannya untuk kegiatan berikut fasilitasnya. Namun yg tahap kedua di laksanakan di balai desa pasar Sukadana tanpa fasilitas yang di terima peserta pada pelaksanaan pelatihan tahap pertama.

” Apa ini tidak di indikasikan Mark up, Ini yang kami minta kejaksaan untuk menindaklanjuti laporan kami.” Ujar Rini

Kemudian pihak kejaksaan tegas tadi menjelaskan bahwa menunggu bukti bahwa kegiatan ini atas izin bupati lamtim, sedangkan saat kegiatan itu dilaksanakan jelas bahwa chusnunia Chalim bupati Lamtim sedang cuti mengikuti kontestasi Pilgub sehingga di pelaksana tugas bupati di ambil alih oleh wakil bupati.” Lanjutnya

Berdasarkan hasil klarifikasi kami dengan wakil bupati Lamtim Zaiful Bukhori, bahwa beliau tidak mengetahui tentang kegiatan itu,  setelah beliau menerima kabar dari salah satu kepala desa bahwa akan dilaksanakan pelatihan itu maka Wakil Bupati yang saat itu menjabat sebagai Plt, karena Chusnunia selaku Bupati sedang cuti , sempat melarang para kepala desa mengikuti kegiatan itu dan meminta LSM TEGAR untuk melaporkan hal tersebut kepada beliau sebagai dasar beliau untuk memanggil pihak terkait berkenaan kegiatan pelatihan ini. ” Tutupnya.

 

Liputan khusus : Apri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here