TERPERCAYA MENYINGKAP BERITA

Bungo, tabirnews.com – Pemerintah Kabupaten Bungo menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran lembaga adat sebagai mitra pemerintah melalui pengukuhan Pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Bungo. Kegiatan tersebut digelar di Wisma Alisudin, Rumah Dinas Bupati Bungo, Senin (3/8/2026).

Acara dihadiri langsung oleh Bupati Bungo H. Dedy Putra, S.H., M.Kn., didampingi Wakil Bupati Tri Wahyu Hidayat. Turut hadir Wakil Ketua Lembaga Adat Melayu Provinsi Jambi Drs. Hasan Basri Jamid, Ketua LAM Kabupaten Bungo Drs. H. Tobroni Yusuf beserta jajaran pengurus, unsur Forkopimda, kepala OPD, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan.

Prosesi diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pengukuhan Pengurus Lembaga Adat Melayu Kabupaten Bungo, termasuk pengukuhan Drs. H. Tobroni Yusuf sebagai Ketua LAM Kabupaten Bungo.

Dalam sambutannya, Bupati Dedy Putra mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan lembaga adat dan masyarakat Kabupaten Bungo.

Menurutnya, Lembaga Adat Melayu memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai adat, budaya, serta kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Bungo

Bupati juga mengajak seluruh pengurus LAM untuk aktif membina generasi muda agar tetap menjunjung tinggi nilai-nilai adat Melayu di tengah perkembangan zaman. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan pembangunan yang tetap berlandaskan budaya dan nilai-nilai luhur masyarakat.

“Melalui kebersamaan ini, kita berharap hubungan antara Pemerintah Kabupaten Bungo dan Lembaga Adat Melayu semakin erat, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan menjaga persatuan masyarakat,” ujarnya.

Dengan telah dikukuhkannya kepengurusan baru, diharapkan Lembaga Adat Melayu Kabupaten Bungo semakin optimal menjalankan perannya sebagai wadah pelestarian adat dan budaya, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan kearifan lokal.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan khidmat, serta ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bungo dan Lembaga Adat Melayu dalam menjaga warisan budaya Melayu di Kabupaten Bungo.(fnd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *